Sabtu, April 24, 2021

Buku Induk Penduduk Permudah Pendataan Warga di Parigi Moutong

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, secara spesifik meminta setiap desa untuk memiliki buku induk penduduk.

“Buku induk kependudukan bisa mempermudah desa membenahi data warga,” ungkap Kepala Bidang Adminduk Dukcapil Parigi Moutong, Yamin TH, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, dari buku induk penduduk akan terlihat warga yang belum memiliki dokumen kependudukan secara lengkap.

Contohnya, warga belum melakukan perekaman E-KTP, belum memiliki akta lahir, belum mengurus Kartu Keluarga dan belum menyesuaikan alamat di E-KTP.

“Juga banyak kasus warga masih terdata di alamat desa lama. Sementara, sudah terdata di desa baru hasil pemekaran,” sebutnya.

Baca juga: Total 17 Persen Sekolah Negeri Belum Masukkan LPJ Dana BOS

Ia mengatakan, pengurusan perpindahan data ini yang membuat warga mesti bolak-balik ke Dukcapil Parigi Moutong.

Seharusnya, tiap desa sudah wajib memiliki buku induk penduduk. Tujuannya, agar terekam baik data lalu lintas perpindahan warga.

“Kami bisa dengan cepat memindahkan secara kolektif alamat warga sesuai domisili terbaru,” ucapnya.

Baca juga: Sensus 2020, Jumlah Penduduk Sulawesi Tengah Meningkat 1,22

Ia menegaskan, desa yang sampai saat ini belum menggunakan buku induk kependudukan sebagai acuan mengurus administrasi kependudukan, bisa meminta salinan digitalnya di Kantor Dukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Aparat desa kata dia, harus lebih aktif memperhatikan status kependudukan warganya. Melalui buku induk penduduk yang telah disediakan Dukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

“Kami punya filenya yang bisa diakses setiap desa,” tuturnya.

Baca juga: Cegah Covid 19, Disdukcapil Parigi Moutong Batasi Pelayanan

Makanya, ia berharap agar kepala desa mengarahkan perwakilan aparat desa untuk mengambil salinan file buku induk penduduk di Kantor Dukcapil Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Ia menambahkan, warga wajib melakukan rekam kependudukan. Sebab itu menjadi identitas mereka yang diakui negara.

“Sejauh ini, sudah ada beberapa desa yang datang untuk mengambil salinan filenya,” tutupnya.

Baca juga: Seleksi Jabatan Sekda Parimo, Pansel Siapkan Dua Tes Lanjutan

Baca juga: Kinerja Cakupan KIA 100 Persen, Parimo Raih Penghargaan

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article