Kota Palu Kembali Berlakukan Buka Tutup Jalan

waktu baca 2 menit
Kota Palu Kembali Berlakukan Buka Tutup Jalan (Foto: Inews)

Berita kota palu, gemasulawesi– Pemerintah Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) kembali berlakukan buka tutup jalan mencegah penyebaran pandemi covid-19.

“Saya mengingatkan warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan penanganan covid-19. Apalagi, saat ini angka terkonfimasi positif di Kota Palu meningkat drastis,” ungkap Wali Kota Palu Hidayat, di Palu, Jumat 25 September 2020.

Menurutnya, kebijakan pelonggaran protokol kesehatan dari Pemerintah Pusat memberi andil kenaikan angka covid-19.

Sehingga, kebijakan buka tutup jalan di pintu masuk Kota Palu sempat tidak diberlakukan lagi.

“Namun, Pemerintah Kota Palu kembali mengambil kebijakan menerapkan buka tutup jalan di pintu masuk. Dulu, pemberlakuan penutupan pintu masuk pukul 22.00 Wita. Saat ini mulai pukul 23.00 malam sampai pukul tujuh pagi,” urainya.

Ia meminta maaf kepada warga, apabila kebijakan buka tutup pintu masuk Kota Palu kembali diberlakukan demi menjaga kesehatan warga di wilayahnya.

Sehingga, dia menginginkan agar perihal buka tutup pintu masuk itu disampaikan kepada sanak keluarga yang notabene akan melakukan perjalanan ke Kota Palu. Sehingga, tidak tertahan di perbatasan.

Turut mendampingi Walikota Hidayat dalam kesempatan ini yakni Kepala Dinas Lingkungan Hidup kota Palu  dan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Palu.

Baca juga: Oknum Pendamping PKH Parigi Moutong Jadi Tersangka

Terkait pengetatan perbatasan, petugas Satgas covid-19 Tawaeli Kota Palu sempat mengamankan lima warga.

Kapolres Palu, AKBP Riza Faisal mengatakan kelima warga itu diamankan karena meloloskan pendatang tanpa memiliki surat rapid test atau surat keterangan berbadan sehat (SKBS).

Ia menyebutkan lima warga yang diamankan itu masing-masing berinisial Uh, Sw, Fr, dan seorang perempuan An.

Keempat pelaku ini merupakan warga Desa Nupabomba. Sementara satunya lagi berinisial Ik, warga Kelurahan Lambara.

Ia mengatakan, polisi mengamankan kelimanya pada Rabu 23 September 2020 di Desa Nupabomba Dusun satu Kinta Kecamatan Tanantovea Kabupaten Donggala.

Modusnya kata dia, adalah meloloskan pelaku perjalanan yang tidak memiliki surat rapid test atau SKBS dengan menawarkan jasa ojek melalui jalan pintas atau jalur tikus. Pada akhirnya, petugas mengamankan sepeda motornya.

Pada saat bertugas, Satgas covid-19 Kota Palu bersama Danramil Tawaeli, Kapolsek Palu Utara, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan Dinas Kesehatan.

Baca juga: Wajib Tes PCR Masuk Sulteng Berlaku 28 September 2020

Laporan: Aldi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.