Banner Disperindag 2021 (1365x260)

BTKLPP: Penting, Kajian Logam Berat di Lingkungan Pertambangan

BTKLPP: Penting, Kajian Logam Berat di Lingkungan Pertambangan
Foto: BTKLPP: Penting, Kajian Logam Berat di Lingkungan Pertambangan

Gemasulawesi– Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Makassar Kementerian Kesehatan akan melakukan kajian kadar logam berat terhadap kesehatan lingkungan pertambangan di Parigi Moutong.

“Hasil kajian ini juga dapat digunakan sebagai acuan penentu kebijakan daerah,” ungkap Kepala BTKLPP Kelas 1 Makassar, Maman Sudirman usai melakukan pertemuan dengan Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong, di Parigi, Senin, 6 September 2021.

Diketahui, wilayah Parigi Moutong terdapat lokasi pertambangan emas skala kecil beroperasi di beberapa kecamatan, misalnya di Kecamatan Moutong.

Baca juga: Massa Aksi Demo Sebut Tambang Emas Kasimbar Ancam Lingkungan

Proses kajian logam berat nanti, pihaknya akan mengambil beberapa sampel lingkungan pertambangan, untuk diperiksa seperti air minum masyarakat dan sedimentasi tanah dilokasi pertambangan.

Bahkan, sampel rambut para pekerja tambang, serta anak usia sekolah untuk dikonfirmasi.

“Apakah kadar logam berat ini sudah, memang tersebar di masyarakat luas,” jelasnya.

Dia menyebut, penelitian kadar logam di lokasi tambang sangat penting dilakukan. Sebab, ada beberapa penyakit yang bersumber dari logam berat, seperti autis. Bahkan, termasuk pencemaran lingkungan berdampak pada kesehatan masyarakat setempat.

“Parigi Moutong ini cukup berat juga, dan kita hanya ingin mengetahui apakah tambang-tambang emas disini berpengaruh pada kondisi seperti itu.

Dia memastikan, pelaksanaan kajian dilakukan kurang lebih dua hingga tiga minggu kedepan. Hasil kajian logam berat ini, akan direkomendasikan ke pemerintah daerah hingga pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan, Pembangunan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelidbangda) Parigi Moutong, Irwan mengatakan, pihaknya menyambut baik kajian kadar logam berat di lokasi tambang yang dilakukan Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Kelas I Makassar Kemekes.

Sebab, hasil kajian itu nantinya akan membantu pemerintah daerah, untuk mengetahui resiko pencemaran lingkungan akibat kegiatan tambang, serta sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan.

“Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parigi Moutong, juga meminta agar hasil kajian itu diberikan kepada mereka. Bahkan, BTKLPP meminta mereka untuk bersama-sama melakukan kajian,” pungkasnya.(***)  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post