BSKJI Kemenperin Berikan Dukungan Layanan Jasa Bagi Industri

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Industri Tekstil Indonesia. (Foto/Kemenperin)

Berita Nasional, gemasulawesi.com- Badan Standarisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI) Kemenperin mengupayakan dukungan berupa layanan jasa bagi industri.

Salah satu dukungan yang diberikan berbentuk one stop solution bagi industry tekstil dan produk tekstil (TPT) yang dikeluarkan unit kerja BSKJI yakni Balai Besar Tekstil (BBT) di Bandung.

BBT juga memberikan fasilitas ISSC diharapkan dapat meningkatkan daya saing industry TPT Nasional pada kancah global.

Baca: Menurun, per Agustus 2021 Jumlah Pengangguran di RI Capai 9,1 Juta

“Satker di bawah BSKJI berperan untuk membina dan melayani industri, tentu dengan dibekali kompetensi SDM memadai untuk itu. Lokasi juga dipilih dekat dengan sector komoditas industry dilengkapi dengan fasilitas yang tersebar di wilayah Indonesia,” terang Kepala BSKJI Kemenperin, Doddy Rahadi di Jakarta, Kamis, 3 Februari 2022.

Pemerintah kata Doddy, memprioritaskan beberap isu dan regulasi dalam upaya pengembangan industry nasional. Seperti, penguatan industry hijau, penerapan teknologi industry 4.0 melalui program INDI 4.0. pengembangan industri halal, sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) produk industri dan target substitusi impor sebesar 35 persen di tahun 2022.

“ISSC mengambil peran menjadi pusat informasi dan pendampingan bagi industry TPT, agar informasi kebijakan dan regulasi bisa cepat diterima oleh industry,” tuturnya.

Baca: Pembelian Sembako Akan Dikenakan Pajak

ISSC juga kata dia, menjadi pusat solusi bagi permasalahan yang dihadapi oleh industri TPT.

Permasalahan yang umumnya dihadapi oleh industry TPT adalah kebutuhan energi, apalagi wacana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) semakin menguat.

“ISSC akan menawarkan program bernama audit konservasi energi. Agar perusahaan bisa melakukan efisiensi energi dalam melakukan produksi di industri TPT,” ungkapnya.

Baca: THE World University Rangkings 2020: Universitas Hasanuddin, Terbaik di Luar Pulau Jawa

Program itu kata Doddy, bisa memberikan keuntungan bagi industri TPT, karena bisa mengevaluasi beban energi yang ditanggung setiap mesin serta memperoleh rekomendasi strategi efisiensinya.

“Program itu juga bisa mendukung implementasi konsep industri hijau,” tutupnya. (**)

Baca: Kota Palu Laksanakan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang Jasa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.