2Banner GIF 2021

BPN Bayar Ganti Rugi Pengadaan Tanah Bendungan Warga Gowa

BPN Bayar Ganti Rugi Pengadaan Tanah Bendungan Warga Gowa
Foto: BPN Bayar Ganti Rugi Pengadaan Tanah Bendungan Warga Gowa.

Gemasulawesi– Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kabupaten Gowa, Sulawesi Tengah bayar ganti rugi pengadaan tanah proyek strategis nasional pembangunan Bendungan Karalloe.

“Sebanyak 18 warga di Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu, Kabupaten Gowa, menerima pembayaran dengan total biaya sebesar Rp 1,294 miliar lebih melalui rekening BNI,” ungkap Kepala BPN Kabupaten Gowa, Asmain Tombili, di Gowa, Rabu 27 Oktober 2021.

Dia mengatakan, total jumlah bidang tanah yang digunakan yakni 1.101 bidang dengan luas 230,59 hektare terletak di dua kecamatan terdiri dari tiga desa dan satu kelurahan.

Baca juga: Kemenag Sulsel: Pesugihan di Gowa Langgar Norma Agama

“Hari ini kita lakukan pembayaran untuk tahap kesembilan kepada 18 masyarakat dengan total 21 bidang karena ada beberapa orang yang dobel dan insya Allah ini adalah tahap terakhir untuk pembayaran langsung seperti ini,” ujarnya.

Asmain mengaku, total jumlah yang harus dibayarkan untuk ganti rugi pengadaan tanah proyek strategis Bendungan Karalloe ini sebesar Rp82.964.510.000.

Sementara jumlah yang telah terbayar Rp80.516.540.000, atau 97 persen dengan jumlah 1.064 bidang. Sehingga, tersisa Rp1.153.640.000, atau 1,37 persen dengan 16 bidang yang dikongsinasi di Pengadilan Negeri Sungguminasa.

Pj Sekretaris Daerah Gowa, Kamsina mengatakan, pembayaran ganti rugi merupakan tahap kesembilan pada dua kecamatan yakni Kecamatan Tompobulu dan Biringbulu yang tanahnya digunakan dalam pembangunan Bendungan Karalloe.

“Hari ini kita lakukan pembayaran kepada masyarakat kita yang tanahnya digunakan bagi pelaksanaan pembangunan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat,” katanya.

Baca juga: DPUPRP Parimo Bersihkan Material Kayu di Bendungan Parigi Kanan

Dia mengaku, pembangunan bendungan dimulai sejak tahun 2005 ini, memiliki banyak manfaat. Salah satunya pengendalian banjir karena adanya wadah menampung air saat curah hujan tinggi, agar tidak meluap ke kawasan pemukiman yang berada di bawah bendungan.

Dia berharap, melalui proses pembayaran langsung masuk ke rekening masing-masing atau ahli waris itu, dapat digunakan masyarakat dengan baik dan bijak.

Pada penyerahan pembayaran ini turut dihadiri Forkopimda Kabupaten Gowa, Kepala Cabang BNI Mattoanging, Perwakilan BBWS Jeneberang dan Kepala SKPD Lingkup Pemkab Gowa. (***)

Baca juga: Jokowi Berharap Sulsel Jadi Lumbung Pangan Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post