Banner Disperindag 2021 (1365x260)

BPIP Ganti Tema Lomba: Kritikan Bentuk Perhatian

BPIP Ganti Tema Lomba: Kritikan Bentuk Perhatian artikel peringatan HUT RI
Foto: Gedung BPIP.

Gemasulawesi– Badan Pembinaan Ideologi Pancasila atau BPIP ganti tema lomba penulisan artikel peringatan HUT RI. Berbagai masukan dan tanggapan adalah bagian dari perhatian dari masyarakat dan para tokoh. 

“Menyikapi berbagai masukan dan tanggapan masyarakat terkait lomba Karya Tulis yang telah diberitakan di berbagai media masa, maka kami keluarga besar BPIP merasa senang sebagai lembaga baru yang mendapatkan perhatian cukup besar,” ujar Plt Sekretaris Utama BPIP Karjono, dalam pers rilisnya, Minggu 15 Agustus, malam.

Dia mengatakan, perhatian dari masyarakat dan tokoh telah memberikan komentar, masukan dan sarannnya, ditindaklanjuti BPIP ganti tema lomba. Sehingga, tidak menimbulkan pro dan kontra.

Baca juga: Pro Kontra Lomba Karya Tulis Tema Hormat Bendera Menurut Islam

BPIP ganti tema lomba penulisan artikel peringatan HUT RI. Tema sebelumnya, yaitu ‘Hormat Bendera Menurut Hukum Islam’ dan ‘Menyanyikan Lagu Kebangsaan Menurut Hukum Islam’.

Kemudian, diganti tema baru, yakni ‘Pandangan Agama Dalam Menguatkan Wawasan Kebangsaan’ dan ‘Peran Masyarakat dalam penanggulangan pandemi covid19 Menuju Indonesia Tangguh dan Indonesia Tumbuh’.

BPIP ganti tema lomba penulisan artikel peringatan HUT RI. Dia mengatakan, lomba artikel tetap dilaksanakan karena jumlah pendaftar sudah tercatat lebih dari 300 orang sejak diumumkan melalui media sosial BPIP empat hari yang lalu.

Untuk informasi lebih lanjut terkait lomba maupun kegiatan BPIP, dapat mengunjungi website bpip.go.id ataupun akun media sosial BPIP.

“Kami sampaikan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh masyarakat sekaligus permohonan maaf, apabila kegiatan yang kami laksanakan kurang sesuai yang diharapkan,” kata Karjono.

Sekjen MUI tanggapi tema lomba dari BPIP

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI), Amirsyah Tambunan, menanggapi lomba penulisan artikel yang diangkat BPIP itu. Ia menyebut tema yang diambil sebaiknya direvisi, disesuaikan dengan kondisi saat ini yang lebih relevan.

“Tema lomba tersebut sebaiknya perlu direvisi, sehingga lebih menimbulkan maslahat untuk umat dan bangsa,” kata dia saat dihubungi, Sabtu 14 Agustus 2021.

Terkait tema pertama, ia menilai kurang tepat dan kurang relevan diangkat. Hal ini dikarenakan akan menimbulkan banyak pertanyaan, bahkan menimbulkan kontroversi.

Persoalan hukum Islam terhadaphormat bendera akan memasuki wilayah fiqih siyasah akan menimbulkan perdebatan.

Ia menambahkan, hal ini bukan forum ijtima’ ulama yang mengambil ketetapan hukum. (***)

Baca juga: Tambah Masa Tanggap Darurat Banjir Tinombo, Ini Agenda BPBD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post