Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

BPBD Parigi Moutong Buat Aplikasi Sibimo

Must read

Jangan Lupa Share

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Untuk menyatukan data kebencanaan BPBD Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, membuat aplikasi Sibimo atau Sistem Informasi Kebencanaan Daerah Parigi Moutong.

“Sibimo ini merupakan aplikasi tangguh bencana, yang berkonsep menyatukan data bencana dari seluruh stakeholder di Kabupaten Parigi Moutong,” ungkap Sekretaris BPBD Parigi Moutong, Rivai sebagai penginisiatif Aplikasi Sibimo usai menyampaikan materi sosialisasi, di kantor BPBD, Rabu 9 Juni 2021.

Dengan aplikasi Sibimo yang dibuat pihaknya, dapat menyebarluaskan informasi terkait mitigasi bencana, pasca dan darurat bencana kepada masyarakat, dengan konsep menyatukan data.

Kemudian, istimewanya dapat melakukan pengumpulan data dari stakeholder, yang berkecimpung dalam organisasi kebencanaan. Misalnya, Tagana, PMI, TNI, Polri, dan Pramuka.

Baca juga: Parigi Moutong Petakan Potensi Daerah Melalui Sistem Informasi

“Organisasi kebencanaan yang melakukan pendataan saat terjadi bencana, dapat memasukan dalam aplikasi terkait kerusakan dan korban terdampak bencana,” ujarnya.

Data-data dari organisasi kebencanaan itu, selanjutnya akan melalui proses validasi yang dilakukan pihaknya. Tujuannya untuk melahirkan data yang valit atau akurat, dan cepat.

“Jadi kami harapkan organisasi kebencanaan ini, jangan membagikan informasinya kekhalayak ramai dulu. Tetapi masukan dulu ke aplikasi Sibimo ini,” jelasnya.

Sebab, terkait dengan data kebencanaan di daerah, merupakan tugas dan tanggungjawab BPBD untuk mengeluarkan atau merilisnya. Sehingga, tidak terjadi lagi informasi yang simpang siur, terkait data.

Pihaknya juga akan melibatkan pihak pemerintah kecamatan, sebagai user agar dapat menginput data dengan versi mereka.

Keistimewaan lainnya, dengan aplikasi itu juga menginput data pekerjaan fisik pasca bencana, yang ditangani beberapa OPD terkait.

“Masyarakat jadi lebih mudah mengetahui berbagai informasi tentang penanganan pasca bencana, dan siapa yang menanganinya,” kata dia.

Bahkan, dapat mengantisipasi terjadinya tumpeng tindih penganggaran penanganan pasca bencana, mulai dari tingkat desa, kabupaten hingga provinsi. Sebab, sering terjadi keraguan saat proses penganggaran dilakukan.

“Aplikasi ini juga dapat membantu pemerintah desa, untuk menangani persoalan abrasi pantai yang dapat dianggarkan oleh BPBD. Kadang lewat WhatsApp data yang diberikan tidak akurat,” tuturnya.

Targetnya tambah dia, aplikasi Sibimo akan di launching bulan depan berbasis website, dan kedepan akan dikembangkan berbasis android, agar aplikasinya dapat diunduh di play store.

Baca juga: Inovasi Daerah New Normal Parigi Moutong, Ini Kategorinya

Laporan: Novita Ramadhani

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article