BMKG Sebut Puluhan Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem

Perkiraan Cuaca 1 - 7 Januari 2020

1
63
BMKG Sebut Puluhan Daerah Berpotensi Dilanda Cuaca Ekstrem
Illutrasi cuaca ekstrem



Jakarta, gemasulawesi.com Update terbaru pantauan cuaca, BMKG menyebut masih terdapat indikasi peningkatan potensi cuaca ektrem di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan.

“Kondisi itu dipicu adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal,” bunyi rilis BMKG, 1 Januari 2020.

Fenomena atmosfer menurut BMKG yaitu aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia. Terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah, suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat.

Sehingga, menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan, serta diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi itu, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan POTENSI CUACA EKSTREM, CURAH HUJAN DENGAN INTENSITAS LEBAT YANG DAPAT DISERTAI KILAT atau PETIR DAN ANGIN KENCANG berpotensi terjadi di beberapa wilayah.

Baca juga: Puluhan Pelamar CPNS 2019 Kabupaten Mamuju Sulawesi barat Tidak Memenuhi Syarat

Rincian BMKG, untuk Periode 01 – 04 Januari 2020 adalah Provinsi :

  • Lampung
  • Banten
  • Jawa Barat
  • DKI Jakarta
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • D.I. Yogyakarta
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Timur
  • Kalimantan Tengah
  • Sulawesi Utara
  • Sulawesi Tengah
  • Sulawesi Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Sulawesi Tenggara
  • Maluku
  • Papua

Kemudian, untuk Periode 05 – 07 Januari 2020 adalah Provinsi:

  • Bengkulu
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Jawa Timur
  • D.I. Yogyakarta
  • NTB
  • NTT
  • Kalimantan Barat
  • Sulawesi Selatan
  • Maluku
  • Papua Barat
  • Papua

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang dan jalan licin.

Sebelumnya, BMKG juga telah menyebutkan cuaca ekstrem inilah yang menyebabkan wilayah Jabodetabek diguyur hujan deras sejak 31Desember 2019 hingga 1 Januari 2010. Membuat sebagian wilayah Jabodetabek yang terletak dekat aliran sungai terendam.

Perkiraan cuaca ekstrem ditandai dengan curah hujan di atas 150 mm. Sementara berdasarkan pantauan BMKG, pada Rabu, 1 Januari 2020 curah hujan harian terukur tertinggi di Halim, Jakarta Timur adalah sebesar 377 milimeter (mm). (***)

Baca juga: Ketua DPRD Parigi Moutong Sebut Prognosis Untuk Evaluasi Pembangunan

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here