Blokade Jalan, Mahasiswa Makassar Tolak TKA China

waktu baca 2 menit
Foto: Demo Mahasiswa Makassar Tolak TKA China.

Berita nasional, gemasulawesi– Sejumlah mahasiswa Makassar tolak TKA China, dengan cara unjuk rasa memblokade jalan menggunakan dua unit truk dan membakar ban bekas.

Aksi mahasiswa Makassar tolak TKA China itu mengakibatkan lalu lintas di Jalan Sultan Alauddin, Kota Makassar, macet total.

“Seharusnya pemerintah tidak menerima kedatangan para TKA asal China tersebut ke Sulsel, karena kondisi saat masih pandemi covid 19,” ungkap Ketua Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Makassar, Muh Ikhsyan, di Makassar, Senin 5 Juli 2021.

Menggunakan kendaraan truk, para mahasiswa Makassar tolak TKA China memblokade akses jalan dan menjadikan truk itu sebagai mimbar untuk menyampaikan aspirasinya.

Pendemo mahasiswa Makassar tolak TKA China juga menuntut pemerintah agar segera mengkaji kembali undang-undang ketenagakerjaan di masa pandemi covid 19.

Baca juga: Puluhan TKA China Masuk Sulsel Saat PPKM Darurat

“Di masa pandemi saat ini tenaga kerja asing dari negara China masih dibiarkan masuk ke Sulsel, khususnya di Bantaeng. Sehingga UU mengenai ketenagakerjaan harus direvisi kembali oleh pemerintah,” jelasnya.

Baca juga: DPR Kembali Kritik Pemerintah Soal TKA China

Aksi mahasiswa Makassar tolak TKA China itu mendapatkan pengawalan ketat dari pihak kepolisian untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Baca juga: Viral Chat Cabul kepada Penerima Vaksin di Boyolali

Namun, setelah menyampaikan aspirasinya, para mahasiswa pun membubarkan diri dengan tertib dan akses jalan yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa kembali normal.

Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi menyatakan, 20 tenaga kerja asing (TKA) masuk ke Indonesia sebelum masa Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali 3-20 Juli 2021.

Baca juga: Tangkap Sindikat Narkoba Kota Palu, Polisi Amankan 2 Kg Sabu

Kabag Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Arya Pradhana Anggakara dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Minggu kemarin menyebutkan, hasil pantauan di lapangan diketahui TKA itu mendarat di Bandara Internasional Makassar Kabupaten Maros dengan pesawat Citilink QG-426, Sabtu 3 Juli 2021 pukul 20.25 WITA dari Jakarta

“Seluruh TKA masuk ke Indonesia dan telah melalui pemeriksaan keimigrasian di Tempat Pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno-Hatta pada tanggal 25 Juni 2021 yaitu sebelum Masa PPKM Darurat di Jawa dan Bali 3 – 20 Juli 2021,” tutupnya. (***)

Baca juga: Sulawesi Tengah Masuk Daftar Kota PPKM Mikro Ketat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.