BKPSDM Parigi Moutong Harap Tes SKD Hasilkan CPNS Berkualitas

waktu baca 2 menit
Foto: BKPSDM Parigi Moutong Harap Tes SKD Hasilkan CPNS Berkualitas.

Gemasulawesi– Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Parigi Moutong, Ahmad Saiful berharap tes Seleksi Kompetensi Dasar atau SKD dapat menghasilkan CPNS berkualitas.

“Pelaksanaan tes SKD telah kami laksanakan sejak kemarin, 1 Oktober 2021 hingga 3 Oktober 2021,” ungkap Saiful saat dihubungi, Sabtu 2 Oktober 2021.

Selain itu menurut dia, tes SKD juga dilakukan untuk menghasilkan CPNS berkualitas yang memiliki moralitas dan berdedikasi kepada pemerintah daerah. Sehingga, dapat membantu kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membangun dan memajukan daerah.

Baca juga: PTM Terbatas di Parigi Moutong Dimulai Awal Oktober 2021  

Sebab kata dia, ASN sebagai unsur aparatur negara berfungsi sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, dan perekat dan pemersatu bangsa. Kemudian, ASN melaksanakan berbagai kebijakan yang ditetapkan pimpinan instansi pemerintah.

“Kami harapkan pelaksanaan tes SKD ini dapat berjalan dengan baik dan sesuai dengan apa yang telah direncanakan,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, sebenyak 1.200 orang peserta saat ini mengikuti tes SKD CPNS di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, jumlah tenaga kesehatan dibuka sebanyak 106 formasi, dan tenaga teknis sebanyak 12 formasi.

Proses seleksi kata dia, ditangani langsung tim BKN regional IV Makassar. Sementara panitia kabupaten hanya mengurus berbagai kelengkapan pelaksanaan diluar ruangan lokasi tes seleksi dilakukan.

“Kami tidak ikut terlibat dalam pelaksanaan tes, seluruhnya ditangani tim BKN,” jelasnya.

Dia menuturkan, tes seleksi juga dilakukan dengan standar protokol kesehatan, dan agar hasil rapid antigen benar-benar akurat, pelaksanaannya dipusatkan di Indoor kantor Bupati Parigi Moutong.

Hal ini juga, untuk mengantisipasi adanya surat keterangan hasil rapid palsu, seperti yang saat ini banyak terjadi dibeberapa daerah.

Sementara itu, berkaitan dengan pelaksanaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK), dilaksanakan di hari Minggu, 3 Oktober 2021. Formasi tenaga teknis dan kesehatan dari jalur itu, akan diikuti sebanyak 63 peserta.

“Kalau PPPK tenaga guru sebelumnya telah dilaksanakan Kementerian terkait, di beberapa lokasi di Kabupaten Parigi Moutong beberapa waktu lalu,” pungkasnya. (***)

Baca juga: DPRD: Dishub Mesti Tingkatkan Sektor Penghasil PAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.