BKN Targetkan Pengumuman Akhir Seleksi CPNS Berakhir April 2020

  • Whatsapp
BKN Targetkan Pengumuman Akhir Seleksi CPNS Berakhir April 2020
Illustrasi pendaftaran CPNS (Foto-Antara)

Sulawesi Tengah, gemasulawesi.com Badan Kepegawaian Negara (BKN) menargetkan pengumuman akhir seleksi CPNS tahun 2019 akan berakhir pada April 2020.

“Jadwal pelaksanaan seleksi CPNS dapat berubah sewaktu-waktu,” bunyi pengumuman seleksi BKN nomor 04/Panpel.BKN/CPNS/2019 ditandatangani Ketua Panitia Seleksi CPNS BKN, Supranawa Yusuf dikutip dari CNN Indonesia, Senin, 25 November 2019.

Bacaan Lainnya

Selain perubahan jadwal seleksi, masa pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) diperpanjang hingga Sabtu 30 November 2019. Perpanjangan masa pendaftaran hingga 30 November khusus untuk instansi Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Awalnya, masa pendaftaran CPNS ditutup pada Minggu, 24 November 2019. Selain BKN, sejumlah instansi yang sepi peminat juga diperpanjang masa pendaftarannya. Namun, hanya diperpanjang satu hari hingga Senin 25 November 2019.

Baca juga: Lebih Parah, Diperkirakan Progres Pekerjaan Puskesmas Sumber Sari Dibawah 50 Persen

Instansi yang memperpanjang pendaftaran diantaranya, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Ketenagakerjaan, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia. Selain itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Kementerian Luar Negeri, dan Kementerian Perindustrian, serta Kementerian Sosial.

“Pendaftaran dilakukan secara online melalui situs https://sscasn.bkn.go.id. Seluruh dokumen persyaratan diunggah pada situs paling lambat Sabtu, 30 November 2019, pukul 24.00 WIB,” demikian pengumuman BKN.

Tak hanya memperpanjang masa pendaftaran online, BKN juga melakukan penyesuaian kriteria pelamar disabilitas pada seleksi CPNS.

Sebelumnya kriteria untuk disabilitas adalah pelamar yang mengalami keterbatasan fisik, kelainan, kerusakan pada fungsi gerak yang diakibatkan kecelakaan atau pembawaan sejak lahir (bukan disabilitas intelektual, mental, dan/atau sensorik) dengan ketentuan mampu melakukan tugas seperti menganalisa, mengetik, menyampaikan buah pikiran dan berdiskusi.

Namun, kriteria itu diubah menjadi disabilitas adalah pelamar yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan/atau sensorik dengan ketentuan mampu melakukan tugas seperti menganalisa, menyampaikan pikiran, dan berdiskusi.

Sebelum pendaftaran ditutup, BKN menilai masih ada lonjakan pendaftar. Tercatat sepuluh formasi dengan pelamar terbanyak. Diantaranya penjaga tahanan untuk pria sebanyak 179.029 pelamar, ahli pertama – guru kelas 151.887 orang, pelaksana/terampil -bidan 116.838 orang, dan pelaksana/terampil-perawat 90.861 orang.

Berikutnya ada ahli pertama-guru agama Islam 88.554 orang, penjaga tahanan untuk wanita 78.513 orang, ahli pertama-guru matematika 69.338 orang, ahli pertama-guru bahasa Inggris 63.443 orang, ahli pertama-guru bahasa Indonesia 56.077 orang, dan ahli pertama-guru penjasorkes 51.215 orang. (**)

Baca juga: Progres Pekerjaan Proyek Puskesmas Ongka Parimo Baru Capai 65 Persen

banner 728x90

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.