2Banner GIF 2021

Parimo Tanggung Biaya Pendidikan Tinggi 51 Anak KAT

Parimo Tanggung Biaya Pendidikan Tinggi 51 Anak KAT
Foto: Bupati Parimo Sematkan Almamater ke Anak Bela Negara Komunitas Adat Terpencil Parimo di Tinombo Selatan, Senin 28 September 2020.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Pemerintah daerah (Pemda) Parigi Moutong (Parimo) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menanggung biaya pendidikan tinggi 51 anak Komunitas Adat Terpencil (KAT).

“Saya sangat berterima kasih kepada Universitas Tadulako (Untad) dan Universitas Indonesia Timur (UIT) yang sudah menerima mahasiswa baru, untuk menimba ilmu di perguruan tinggi. Ini merupakan kerjasama bersama Pemda Parimo,” ungkap Bupati Parimo H Samsurizal Tombolotutu, saat penyematan almamater ke anak KAT di Rumah Raja Tombolotutu Kecamatan Tinombo, Senin 28 September 2020.

Ia mengatakan, daerah menitipkan putra putri Anak Bela Negara KAT kepada Rektor Untad, untuk digembleng menjadi orang yang berguna bagi diri mereka sendiri. Bukan hanya tujuan itu saja, tetapi juga untuk mengangkat derajat KAT.

Pihaknya berpesan kepada para calon mahasiswa baru untuk benar-benar giat dan serius dalam menjalani pendidikan untuk mewujudkan cita-cita.

“Saya meminta kepada para rektor dan dosen, ajarilah mereka untuk merubah karakter menjadi mahasiswa yang cerdas sesuai Prodi yang mereka ambil. Besar harapan kami, kiranya mereka ini bisa sukses dan bisa meraih impian mereka,” tuturnya.

Baca juga: Plt Walikota Palu Sulteng Pasha Ziarah Pemakaman Massal Poboya

Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia Timur (UIT) Suriati mengatakan, ini merupakan gagasan yang tak mudah dari Pemda Parimo yang sudah mau mengangkat derajat KAT dengan menanggung biaya pendidikan mereka.

Ia mengatakan, Pemda Parimo sangat mulia. Sebab, bisa memberdayakan anak di daerah terpencil untuk mengenyam pendidikan. Olehnya, pihaknya merasa mempunyai tugas dan tanggung jawab yang sama.

Rektor Untad, Prof Dr Ir Mahfudz MP pun mengamininya. Dengan adanya kepedulian Pemda terhadap derajat KAT yang merupakan generasi pioner.

Tidak menuntut kemungkinan mereka akan bisa bersaing dengan anak muda yang ada di kota.

“Kami harap ini merupakan langkah yang tepat dilakukan Pemda Parimo,” sebutnya.

Diketahui sebelumnya, Untad dan UIT sudah mendatangani MoU dan kerjasama dengan Pemda Parimo.

Kerjasama itu untuk menyekolahkan Anak Bela Negara KAT untuk digembleng di perguruan tinggi.

Hal ini bertujuan agar ada generasi muda Komunitas Adat Terpencil di Parimo Sulteng, bisa meraih cita-cita meraka.

Baca juga: Kawal Pilkada di Titik Rawan, Polres Parimo Sulawesi Tengah Koordinasi Satgas Tinombala

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post