Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Berwisata di Malioboro: Waktu Wisatawan Maksimal Dua Jam

Berwisata di Malioboro: Waktu Wisatawan Maksimal Dua Jam
Foto: Kawasan wisata Malioboro.

Gemasulawesi– Aturan baru disiapkan Pemprov Yogyakarta menyambut wisatawan. Salah satunya adalah pengaturan waktu berwisata di Malioboro.

“Waktu wisatawan maksimal dua jam,” ungkap Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kawasan Cagar Budaya Ekwanto di Yogyakarta, Rabu 11 Agustus 2021.

Persiapan aturan baru berwisata di Malioboro lainnya adalah, untuk bus membawa rombongan maksimal tiga jam berada di area parkir.

Baca juga: Lomba Kuliner Nusantara, Jurus Parimo Sulteng Tarik Animo Wisatawan

Bus mengantar rombongan wisatawan memperoleh waktu lebih lama dengan berbagai pertimbangan. Diantaranya jika terjadi antrean bus di lokasi parkir atau Malioboro masih cukup padat.

“Penumpang di dalam bus tidak diperbolehkan turun sebagai upaya mengantisipasi potensi munculnya kerumunan,” sebutnya.

Pengunjung masuk ke kawasan Malioboro akan otomatis tercatat. Dan nantinya akan mendapat pesan singkat melalui WhatsApp untuk mengingatkan waktu berkunjung mereka hampir habis.

Meskipun masih menerapkan kebijakan PPKM level 4, sejumlah aturan baru nantinya wajib dipatuhi wisatawan jika berwisata di Malioboro.

“Untuk bus pariwisata, muncul wacana untuk dilakukan skrining atau pemeriksaan petugas Dinas Perhubungan di Terminal Giwangan,” tuturnya.

Sedangkan untuk wisatawan tidak datang berombongan, maka pemeriksaan akan dilakukan di pintu-pintu masuk Malioboro.

Pemeriksaan untuk memastikan pengunjung sudah membawa kartu vaksin.

“Ada sekitar 40 personel pengamanan Malioboro, Jogoboro, yang akan diturunkan untuk melakukan pemeriksaan ke pengunjung. Nantinya ada bantuan dari Satpol PP dan Dishub,” katanya.

Baca juga: 33 Pasien Meninggal karena Krisis Stok Oksigen di Yogyakarta

Aktivitas perekonomian di Malioboro belum pulih

Pada saat ini, aktivitas perekonomian di Malioboro belum sepenuhnya pulih.

“Baru sekitar 40 persen pemilik toko dan 50 persen pedagang kaki lima kembali buka. Kebanyakan masih menunggu perkembangan karena pengunjung juga masih sangat sedikit,” katanya.

Pada Rabu 11 Agustus 2021, Pemerintah Kota Yogyakarta mencanangkan kawasan Malioboro dan Stasiun Tugu Yogyakarta sebagai kawasan wajib vaksin dan masker.

Kebijakan terkait aturan baru berwisata di Malioboro itu, diproyeksikan akan menjadi aturan jangka panjang guna memastikan seluruh pengunjung, wisatawan, petugas, dan pelaku ekonomi di kawasan Malioboro aman. (**)

Baca juga: Wilayah Sulawesi Tengah, Salah Satu Destinasi Wisata Populer

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post