Kamis, Mei 6, 2021
BerandaSulawesi TengahKetambahan 10, Positif Corona Sulteng Jadi 111 Orang

Ketambahan 10, Positif Corona Sulteng Jadi 111 Orang

- Advertisement -spot_img

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi Terkonfirmasi positif corona Provinsi Sulawesi tengah (Sulteng) bertambah 10 orang per tanggal 14 Mei 2020 dengan total terinfeksi virus corona menjadi 111 orang.  

Berdasarkan informasi dari website gugus tugas penanganan virus corona Dinas kesehatan Sulawesi tengah bertambah 10 orang tambahan terkonfirmasi positif virus corona Sulteng dengan rincian, 3 positif dari Kabupaten Banggai, 3 positif dari Kabupaten Morowali, 2 positif dari Toli-toli, 1 Kabupaten Morut dan 1 Kota Palu.

Dari terkonfirmasi positif kali tidak ada satupun berasal dari Kabupaten Buol, Setelah sebelumnya Kabupaten buol berturut turut menambah daftar positif corona di Provinsi Sulteng.

Sementara itu empat Kabupaten lainnya di Provinsi Sulteng yang masih bertahan dengan tidak memiliki warga yang positif corona antara lain, Kabupaten Donggala, Kabupaten Parigi moutong (Parimo), Kabupaten Touna dan Kabupaten Banggai Laut.

Pemerintah provinsi Sulteng maupun Kabupaten/kota tetap gencar mensosialiasikan social distancing dan program lainnya dalam rangka menekan laju pertambahan positif corona di Provinsi Sulawesi tengah.

Hingga berita ini diterbitkan belum ada keterangan resmi yang berhasil didapatkan media ini terkait riwayat perjalanan maupun kronologis penambahan positif corona dari Pemerintah Provinsi Sulteng.

Sementara itu, data situs resmi pemerintah covid19.go.id pada 14 Mei 2020, menunjukkan penambahan 568 orang terkonfirmasi positif. Dengan total positif corona se Indonesia mencapai 16,006 kasus.

Sedangkan yang sedang menjalani perawatan saat ini mencapai 11,445 orang, pasien positif yang dinyatakan sembuh 3518 orang dan 1043 positif dinyatakan meninggal.

Menurut grafik, 75 persen terkonfirmasi virus positif adalah dari laki-laki, sedangkan 25 persen sisanya dari perempuan.

Sedangkan, grafik dari kelompok umur menunjukkan kisaran umur 25-49 terbanyak terpapar virus korona dengan data 56 persen. Umur> 55 sebanyak 17 persen, berumur 50-54 sebanyak 9 persen.

Kemudian, gejala demam data medis positif virus korona sebanyak 72 persen, gejala batuk 70 persen, demam 45,5 persen dan gejala sakit tenggorokan dan pilek sebanyak 15 hingga 18 persen.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.