Selasa, Mei 18, 2021
BerandaSulawesi TengahBertambah, Dua Positif Corona Sulteng Asal Poso dan Banggai

Bertambah, Dua Positif Corona Sulteng Asal Poso dan Banggai

- Advertisement -spot_img

Berita parigi moutong, gemasulawesiUpdate terkini pandemi virus corona dari Dinkes Sulteng 21 Mei 2020, terkonfirmasi positif virus corona bertambah dua.

Tambahan dua positif virus corona di Sulteng berasal dari Kabupaten Poso dan Banggai Sulteng.

Dengan pertambahan dua kasus, jumlah terkonfirmasi positif virus corona Kabupaten Banggai jadi empat orang dan Kabupaten Poso Sulteng jadi sembilan orang. Sehingga total keseluruhan se Sulawesi Tengah tembus 117 orang.

Hingga saat ini, sudah sembilan kabupaten ada warganya terkonfirmasi positif virus corona. Diantaranya, 18 kasus dari Kota Palu, tiga dari Kabupaten Sigi, sembilan dari Poso, 11 dari Tolitoli, empat dari Banggai, enam dari Morowali dan 13 dari Morowali Utara.

Kemudian, kasus terkonfirmasi positif terbanyak dari Kabupaten Buol dengan 52 kasus. Dan paling sedikit yaitu satu kasus dari Banggai Kepulauan.

Sementara itu, data situs resmi pemerintah covid19.go.id pada 21 Mei 2020, menunjukkan terdapat penambahan 973 orang terkonfirmasi positif corona. Sehingga totalnya mencapai 20162 kasus.

Sedangkan, catatan data memperlihatkan meninggal akibat wabah corona adalah 1278 orang, 14046 orang dalam perawatan dan 4838 orang dinyatakan sembuh.

Menurut grafik, 75 persen dari terkonfirmasi positif virus corona adalah dari kaum laki-laki, sedangkan 25 persen sisanya dari perempuan.

Sedangkan, grafik dari kelompok umur menunjukkan rentang umur 25-49 terbanyak terpapar virus corona dengan data 55 persen. Umur >55 sebanyak 18 persen, umur 50-54 sebanyak 8,5 persen.

Kemudian, gejala demam mendominasi data medis positif virus corona sebanyak 72 persen, gejala batuk 70 persen, riwayat demam 45,5 persen dan gejala sakit tenggorokan dan pilek sebanyak 15 hingga 18 persen.

Dari beberapa rekam medis, terlihat 90 persen kondisi penyerta pasien positif virus corona adalah dengan riwayat gangguan pernafasan lainnya.

Kemudian, riwayat diabetes melitus sebanyak 19 persen, hipertensi 19 persen dan sakit jantung 4,8 persen.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -

Must Read

- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Related News

- Advertisement -spot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.