Bersihkan Sisa Banjir Torue, BPBD Turunkan Enam Alat Berat

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Warga membersihkan sisa banjir Desa Torue di rumah (Foto Istimewa)

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Bersihkan sisa banjir Desa Torue, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, turunkan enam alat berat.

Hal itu diungkapkan oleh Sekretaris BPBD Parigi Moutong, Mov Rivai ditemui di Torue, Parigi Moutong, Jumat 05 Juli 2022.

“Penggunaan alat berat dimaksudkan untuk memudahkan pembersihan material yang berserakan,” ucap Sekretaris BPBD Parigi Moutong Moh Rivai saat ditemui di Torue, Jumat 05 Juli 2022.

Ia mengatakan, pada hari kedelapan pasca banjir bandang, Pemerintah Daerah (Pemda) masih fokus pada kegiatan bersih-bersih, sementara beberapa waktu lalu relawan fokus bersihkan sisa banjir di rumah warga Desa Torue.

Baca: Diduga Ibu Kandung Bunuh Bayinya Sendiri di Minahasa Utara

Saat ini kegiatan bersih-bersih lebih menitikberatkan pada lingkungan tempat tinggal agar tetap bersih, termasuk pengangkutan sampah rumah tangga untuk mencegah timbulnya bau yang tidak sedap.

“Kegiatan ini juga melibatkan lima mobil dump yang dibantu oleh aparat TNI/Polri, relawan dan warga sekitar. Hingga hari kedelapan bantuan darurat, para relawan dan pemerintah daerah masih membantu para korban bencana,” kata Rivai.

Ia menjelaskan, titik-titik pembersihan yang ditargetkan menggunakan alat berat yakni desa 2, 3 dan 5 sebagai daerah yang tergenang banjir besar, antara lain halaman puskesmas dan Kantor Camat Torue.

Rivai mengatakan, material pasir yang tergenang akan diangkut untuk mengisi jalan desa yang rusak untuk kelancaran akses kendaraan, sedangkan material lumpur, kayu apung dan puing-puing lainnya akan dibuang di lokasi yang disiapkan oleh pemerintah desa setempat.

Selain enam tim berat yang dikerahkan untuk melakukan pembersihan, tim berat lainnya dengan dukungan BPBD Sulawesi Tengah melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Balinggi yang juga terkena dampak banjir.

Akibat bencana alam, sekitar 63 rumah di Desa Torue rusak, 23 rusak berat, 21 rusak ringan dan 10 hilang akibat banjir bandang, tiga korban dan empat lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

“Pencarian korban akan dilakukan 10 hari setelah penambahan tiga hari dan akan berakhir pada Sabtu 06 Agustus 2022. Pencarian di bawah komando Basarnas,” pungkas Rivai. (*/Ikh)

Baca: Resep Telur Bumbu Bali, Enak Sangat Mudah Dibuat

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.