Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Berlaku Mulai 24 Agustus, Level PPKM di Daerah Turun

Berlaku Mulai 24 Agustus, Level PPKM di Daerah Turun
Foto: Illustrasi pelaksanaan PPKM.

Gemasulawesi– Indikator penanganan covid19 mulai membaik, level PPKM di daerah turun, berlaku mulai 24-30 Agustus 2021.

“Beberapa daerah bisa diturunkan levelnya dari level empat ke level tiga,” ungkap Presiden dalam keterangan persnya, Senin 23 Agustus 2021 malam, dari Istana Merdeka, Jakarta.

Jokowi sebut sejumlah wilayah di Indonesia telah menunjukkan perkembangan cukup baik. Sehingga level PPKM di daerah turun.

Baca juga: Data Kematian Masuk Indikator PPKM di Indonesia

Level PPKM di daerah Jawa-Bali alami penurunan. PPKM level empat mengalami penurunan dari 67 kabupaten/kota menjadi 51 kabupaten/kota dan level dua dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota.

Sedangkan level dua mengalami peningkatan dua kabupaten/kota menjadi sepuluh kabupaten/dan kota.

“Untuk Pulau Jawa dan Bali, wilayah aglomerasi Jabodetabek, Bandung Raya, Surabaya Raya dan beberapa wilayah kota/kabupaten lainnya sudah bisa berada pada level tiga mulai tanggal 24 Agustus 2021,” sebutnya.

Baca juga: Kemnaker Perkuat Kebijakan Satu Data Ketenagakerjaan

Perkembangan baik juga diperlihatkan wilayah di luar Jawa-Bali, namun Presiden mengingatkan untuk tetap waspada.

“Level empat dari 11 provinsi menjadi tujuh provinsi, level empat dari 132 kabupaten/kota menjadi 104 kabupaten/kota. Level tiga dari 215 kabupaten/kota menjadi 234 kabupaten/kota. Level dua dari 39 kabupaten/kota menjadi 48 kabupaten/kota,” tuturnya.

Dengan melihat mulai membaiknya beberapa indikator penanganan covid19, pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian secara bertahap atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat.

Baca juga: Tatap Muka Sekolah Wilayah PPKM Level 1-3 Diizinkan, Ini Syaratnya

Penyesuaian level PPKM di daerah antara lain:

  1. Tempat ibadah diperbolehkan dibuka untuk kegiatan ibadah maksimal 25 persen kapasitas atau maksimal 30 orang.
  2. Restoran diperbolehkan makan di tempat dengan maksimal 25 persen kapasitas, dua orang per meja, dan pembatasan jam operasional hingga pukul 20.00.
  3. Pusat perbelanjaan/mal diperbolehkan buka sampai dengan pukul 20.00 dengan maksimal 50 persen kapasitas, dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat yang diatur lebih lanjut pemerintah daerah.
  4. Industri berorientasi ekspor dan penunjangnya dapat beroperasi 100 persen. Namun apabila menjadi klaster baru covid19 maka akan ditutup selama lima hari.

Baca juga: Senin, PPKM Level Empat Mulai Berlaku di Kota Palu dan Morowali Utara

“Penyesuaian atas beberapa pembatasan kegiatan masyarakat ini dibarengi dengan protokol kesehatan yang ketat dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat masuk,” tegas Presiden.

Jokowi mengungkapkan, saat ini kasus konfirmasi positif telah mengalami penurunan sebesar 78 persen jika dibandingkan dengan titik puncak kasus pada tanggal 15 Juli lalu.

Selama beberapa minggu terakhir, angka kesembuhan secara konsisten juga lebih tinggi dibandingkan penambahan kasus konfirmasi positif dan berkontribusi signifikan terhadap penurunan keterisian tempat tidur atau BOR nasional yang saat ini berada di angka 33 persen. (**)

Baca juga: 185 UMKM Terdampak PPKM Dapat Bantuan Beras dari Pemkot Palu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post