Berita Terbaru Sulawesi Tengah

Perkembangan berita terbaru Sulawesi tengah, sangat dinantikan para pembaca di seluruh wilayah Provinsi Sulteng.

Setiap harinya gemasulawesi berupaya menyediakan berita terbaru Sulawesi tengah untuk memuaskan minat pembaca terkait peristiwa dan kejadian sputar Provinsi Sulteng.

Berita terbaru Sulawesi tengah baik itu seputar kriminal, info desa, Pendidikan, industri, pertanian, kesehatan dan info ekonomi.

Hari ini, gemasulawesi menyuguhkan Berita terbaru Sulawesi tengah dari beberapa daerah di Sulteng.

Diantaranya dalam Berita terbaru Sulawesi tengah, Basarnas Palu nihil hasil pencarian petani hilang di hutan Banggai, Sulteng.

Kepala Basarnas Palu, Sulawesi Tengah, Andrias Hendrik Johannes, di Kota Palu, Minggu 7 Februari 2021, mengatakan dalam Berita terbaru Sulawesi tengah. Petani getah damar yang hilang bernama Warsi Rahim (40), asal Desa Simpangan, Kecamatan Masama.

Ia mengatakan, kejadian petani hilang di Hutan, Warsi Rahim, diketahui setelah Kepala Desa Simpangan melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Palu, Minggu 7 Februari 2021, pukul 09.00 WITA.

Baca juga: Kota Palu Ancam Cabut Izin Usaha Cafe Pelanggar Prokes

Dari keterangannya dalam Berita terbaru Sulawesi tengah, peristiwa petani hilang di Hutan, Warsi Rahim, berawal sejak Jumat 5 Februari 2021, pukul 08.00 Wita. Korban meninggalkan rumah untuk mencari getah damar di hutan sekitar Desa Simpangan.

Ia menyebutkan, Warsi Rahim hingga saat ini belum kembali ke rumah. Biasanya, ia berangkat pagi dan pulang sekitar pukul 17.00 Wita.

Warga dan aparat Banggai, Sulawesi Tengah kata dia dalam Berita terbaru Sulawesi tengah, sudah mencari Warsi Rahim di lokasi tempat korban kemungkinan mencari getah damar.

Namun, hasil pencarian petani hilang di hutan Banggai, Sulawesi Tengah, masih nihil.

Ia menjelaskan, warga hanya menemukan motor korban.

Saat ini dari Pos SAR Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah, menurunkan lima personel dibantu anggota Polsek Simpangan, Babinsa dan masyarakat setempat menuju lokasi pencarian.

Ia mengatakan, sekitar pukul 09.15 Wita, tim SAR Luwuk diturunkan dan saat ini mereka telah melakukan pencarian terhadap korban.

Tim akan melakukan penelusuran ke hutan dengan melihat berbagai jejak atau sesuatu yang dapat digunakan membantu pencarian.

Dengan mengajak warga sekitar dianggap mampu membantu mengenali hutan di Desa Simpangan.

Pencarian akan dilaksanakan beberapa hari kedepan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencarian korban hilang.

Tinggal menunggu hasil pencarian dari tim SAR yang dibantu aparat dan warga sekitar hutan Desa Simpangan, Banggai, Sulawesi Tengah.

Berita terbaru sulawesi tengah lainnya yang masuk liputan gemasulawesi adalah dari Kabupaten Banggai.

Dalam Berita terbaru sulawesi tengah, disebutkan Gabungan personil Satgas Covid bubarkan pesta perkawinan di Luwuk, Banggai, Sulawesi Tengah. Tiga kegiatan acara dihentikan dalam dua hari berturut-turut.

Satgas covid 19 di Berita terbaru Sulteng, terungkap mereka membubarkan pesta perkawinan yang pertama di Jalan Prof Moh Yamin, Luwuk, Banggai, Sabtu 6 Februari 2021.

Kapolsek Luwuk AKP Petrus A Matasik, di Luwuk, Banggai, mengatakan dalam Berita terbaru sulawesi tengah, Penghentian kegiatan itu karena pemerintah daerah sedang memberlakukan kegiatan pembatasan kegiatan masyarakat.

Ia mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari masyarakat terdapat pesta pernikahan yang digelar di tengah pandemi.

Mendapat info itu kata Kapolsek dalam Berita terbaru sulawesi tengah, tim langsung menuju ke lokasi dan akhirnya Satgas covid bubarkan pesta perkawinan.

Ia menerangkan, ini dilakukan sesuai dengan surat edaran Bupati Banggai Nomor: 443.1/0095/Dinkes, 25 Januari 2021. Tentang larangan dan pembatasan segala bentuk kerumunan pencegahan covid 19.

Satgas covid bubarkan pesta perkawinan sambil memberikan penjelasan kepada tuan agar mudah dipahami.

Kemudian, Satgas covid bubarkan pesta perkawinan berikutnya di jalan Setia Budi dan di Jalan Katamso, Kecamatan Luwuk.

Ia menuturkan dalam Berita terbaru sulawesi tengah, Pesta pernikahan itu kami hentikan sebagai bentuk pembatasan kerumunan mencegah penyebaran covid 19 di Kabupaten Banggai.

Pada kesempatan itu, penyelenggara acara dan tamu undangan diberikan pemahaman dan imbauan agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Dan surat edaran Bupati Banggai, Sulawesi Tengah tahun 2021 tentang larangan dan pembatasan segala bentuk kerumunan pencegahan covid 19.

“Terhadap kedua pihak penyelenggara yang melaksanakan resepsi pernikahan, berserta aparat desa setempat akan diundang pihak Satpol-PP guna dimintai keterangan lebih lanjut,” terangnya.

Dalam Berita terbaru sulawesi tengah itu, Satgas covid bubarkan pesta perkawinan karena pihak penyelenggara tidak memiliki izin keramaian dari kepolisian maupun Tim Satgas covid 19.

Dalam menekan angka penyebaran covid 19, ia menjelaskan perlu kesadaran bersama untuk mematuhi protokol kesehatan agar semua masyarakat bisa terhindar dari penularan.

Penerapan PPKM juga sesuai dengan surat edaran dari Gubernur Sulawesi Tengah kepada 11 kabupaten dan kota masuk zona merah covid 19.

Melihat lonjakan kasus covid 19 meningkat di Sulawesi Tengah, maka Gubernur menilai penerapan PPKM sudah perlu dilakukan.

Masih terkait covid 19, Pemerintah Kota Palu dalam berita terbaru sulawesi tengah, melalui tim terpadu penegakan hukum protokol kesehatan covid 19, mengancam cabut izin usaha cafe pelanggar Prokes.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Palu, Trisno, di Kota Palu, Minggu 7 Februari 2021, dalam berita terbaru sulawesi tengah, menyebut memberikan surat teguran kepada tiga pelaku usaha cafe, Sabtu malam 6 Februari 2021.

Ia mengatakan dalam berita terbaru Sulteng, tiga pelaku usaha cafe pelanggar Prokes tersebar di sejumlah tempat di Kota Palu, Sulawesi Tengah.

Tiga cafe pelanggar Prokes yang diberikan surat teguran yaitu Cafe di Jalan Subroto, Cafe Jalan Tanjung Manimbaya dan Cafe di Jalan Bali.

Ia menjelaskan dalam berita terbaru sulawesi tengah Kami memberikan surat teguran kepada cafe itu karena melanggar protokol kesehatan seperti menjaga jarak, memakai masker dan lainnya.

Ia mengatakan, penegakan Prokes itu penting. Pasalnya, hal itu dapat membantu memutus mata rantai penyebaran covid 19.

Penerapan Prokes untuk pelaku usaha diatur di dalam Peraturan Wali Kota Nomor 19 tahun 2020. Dalam berita terbaru sulawesi tengah mengatakan aturan itu sudah memuat sanksi jika melanggarnya.

Ia menyebutkan, sebagai tahap awal diberikan teguran tertulis. Nanti, kami kembali mengecek penerapannya.

Jika tidak ada perubahan, menyusul tahap kedua berupa denda membeli 50 masker serta memberikan makan kepada lima anak yatim.

Tahap ketiga, cafe pelanggar Prokes kita tutup sementara selama tiga sampai lima hari. Dan keempat pencabutan izin usaha.

Ia berujar dalam berita terbaru sulawesi tengah, kapasitas pengunjung maksimal 50 persen. Dan jarak pengunjung juga harus diatur satu meter.

Tim Terpadu Penegakan Hukum Protokol Kesehatan covid 19 Kota Palu dalam berita terbaru sulawesi tengah, melakukan Operasi Yustisi kepada cafe pelanggar Prokes mulai dari pukul 20.00 hingga 23.00 Wita.

Terkait upaya menekan pandemi covid 19, Gubernur Sulawesi Tengah sudah mengeluarkan surat edaran penerapan semi PSBB atau PPKM kepada 11 kabupaten dan kota masuk zona merah virus corona.

Dalam surat edaran itu sudah diatur untuk pengetatan Prokes di tempat keramaian termasuk cafe, pasar, pusat perbelanjaan dan lainnya.

Dalam berita terbaru sulawesi tengah, disebutkan surat edaran gubernur juga atur pengetatan di pos pengawasan covid 19 di setiap perbatasan masuk ke Provinsi Sulawesi Tengah.

Berita terbaru sulawesi tengah lainnya adalah Polsek amankan lima pemuda karena melakukan aksi balap liar di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah.

Kapolsek Toili AKP Candra, di Toili Banggai, Sabtu malam 6 Februari 2021, dalam berita terbaru sulawesi tengah mengatakan, mereka akan melakukan aksi balapan liar di Jalan Depan Gudang Dolog, Desa Jayakencana, Toili.

Ia mengatakan dalam berita terbaru sulawesi tengah, lima pemuda yang diamankan karena ikut balap liar di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, diantaranya berinisial RS (16), TS (15), RS (18), AS (18) dan SH (18).

Lima pemuda ikut balap liar di Toili, Banggai, dalam berita terbaru Sulteng, diamankan berawal dari laporan pengguna jalan yang resah atas aksi itu. Dari laporan itu, petugas melakukan pengintaian di sekitar lokasi.

Ia menuturkan dalam berita terbaru sulawesi tengah, mereka diamankan bersama sepeda motornya. Ini sangat berbahaya bagi diri sendiri dan pengguna jalan lain.

Selanjutnya dalam berita terbaru sulawesi tengah, lima pemuda itu kemudian diberikan hukuman berupa sikap push up dan hormat bendera, karena tidak mematuhi protokol kesehatan tidak menggunakan masker.

Dan untuk seluruh kendaraan pemuda ikut balap liar di Toili, Banggai, Sulawesi Tengah, Polisi akan bebaskan jika telah melengkapi komponen dan surat-surat kendaraannya.

Ia menuturkan dalam berita terbaru sulawesi tengah, polisi mohon bantuan dari para orang tua untuk mengawasi anak-anaknya. Ini demi keselamatan mereka.

Diketahui, perbuatan balap lari liar yang menggunakan jalan dan mengakibatkan terganggunya fungsi jalan bisa dikenakan Pasal 12 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

UU itu berbunyi, setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan. Ruang manfaat jalan meliputi badan jalan, saluran tepi jalan, dan ambang pengamannya.

Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang milik jalan. Sedangkan ruang milik jalan meliputi ruang manfaat jalan dan sejalur tanah tertentu di luar ruang manfaat jalan.

Setiap orang dilarang melakukan perbuatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang pengawasan jalan. Adapun ruang pengawasan jalan adalah ruang tertentu di luar ruang milik jalan yang ada di bawah pengawasan penyelenggara jalan.

Polsek Toili, Banggai, sulawesi tengah, mengimbau para orang tua agar mengawasi pergaulan anak saat berada di luar rumah.

Dalam berita terbaru sulawesi tengah, polisi juga meminta tidak mengizinkan membawa kendaraan jika belum memilik Surat Izin Mengemudi (SIM), apalagi ikut balap liar di Toili, Banggai.

Berita terbaru sulawesi tengah lainnya adalah Imunisasi Vaksin Covid 19 di Parimo Terkesan Tertutup

Sangat disayangkan pelaksanaan imunisasi vaksin covid 19 di Parigi Moutong, Sulteng, terkesan tertutup. Hal ini memunculkan pertanyaan apa yang coba penyelenggara sembunyikan.

Saat imunisasi vaksin covid 19 di teras Kantor Bupati Parigi Moutong dalam berita terbaru sulawesi tengah, sejumlah wartawan yang hendak meliput dilarang mengambil moment itu.

Sejumlah wartawan dilarang memasuki area pelaksanaan pencanangan vaksinasi covid 19. Padahal, salah satu item program penanganan covid 19 di Parigi Moutong, Sulteng, yang menyedot anggaran daerah sekitar 30 Miliar Rupiah itu, perlu diinformasikan seluas-luasnya kepada warga.

Dalam dalam berita terbaru sulawesi tengah, Kabid Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Sulteng, Wulandari Marasobu yang dikonfirmasi di lokasi imunisasi vaksin covid 19 mengatakan, Dinkes tidak berniat membatasi ruang akses wartawan untuk meliput.

Wulandari memberikan pembelaan dalam berita terbaru sulawesi tengah. Ia mengatakan hanya membatasi aktivitas di area utama kegiatan vaksinasi covid 19,” tutur Wulandari memberi pembelaan.

Ia mengatakan, pihaknya hanya memberikan ruang kepada petugas atau vaksinator di area imunisasi vaksin covid 19, Kantor Bupati Parigi Moutong, Sulteng, supaya tidak terjadi kerumunan dalam berita terbaru sulawesi tengah.

Namun, kebijakan pembatasan aktivitas di area utama vaksinasi covid 19 terbilang kontradiktif bahkan diskriminatif. Pasalnya, ada beberapa fotografer dan videografer dengan bebas mengambil gambar. Dan berada di area yang seharusnya steril dari siapapun kecuali petugas vaksinasi.

Penyelenggara memberikan akses kepada fotografer dan videografer itu berkeliaran, dengan memberikan tanda pengenal khusus ke area utama imunisasi vaksin covid 19, yang menurut mereka adalah area steril.

Tidak menutup kemungkinan fotografer dan videografer itu belum steril dari covid 19.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Parigi Moutong, H Badrun Nggai, mengaku tidak tahu menahu dengan pengaturan dalam pelaksanaan vaksinasi covid 19 itu.

Ia juga mengaku tidak tahu siapa saja yang diberikan ID Card khusus tim dokumentasi Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Sulteng.

“Saya memohon agar rekan-rekan wartawan legowo terhadap hal itu,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Parigi Moutong, Sulteng, Sayutin Budianto Tongani mengatakan dalam berita terbaru sulawesi tengah. Jangan membatasi ruang bagi media massa menyebarluaskan informasi imunisasi covid 19.

Ia menuturkan, jangan ada pembatasan, imunisasi vaksin covid 19 wajib disebarluaskan ke publik supaya rakyat mengetahui. Dan informasi seperti ini jangan di tutup-tutupi.

Menurutnya, tugas media massa sangat membantu pemerintah menyebarluaskan informasi. Terlebih pemberitaan mengenai penanganan virus corona.

Oleh karena itu, dalam berita terbaru sulawesi tengah dia meminta pada kegiatan imunisasi gelombang kedua nanti, Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Sulteng, sebagai instansi teknis terkait perlu memberikan ruang kepada media massa. Untuk menyebarkan informasi seluas-luasnya terkait imunisasi vaksin covid 19 ke publik.

“Kami selaku bagian dari penyelenggara pemerintahan memohon maaf dan menyesalkan insiden ini. Kami harap ke depan hal-hal seperti ini tidak lagi terulang,” tutupnya.

Baca juga: Satgas Covid-19 Parigi Moutong Sidak Pusat Keramaian, Jaring