Berikut 5 Efek Samping Konsumsi Kurma Terlalu Banyak

waktu baca 3 menit
Ket foto: Ilustrasi

Kupas Tuntas, gemasulawesi – Berbuka puasa dengan kurma menjadi pilihan sebagian umat Islam selama bulan Ramadhan. Namun, tidak disarankan untuk mengonsumsi terlalu banyak buah kering ini karena ada efek samping kurma jika berlebihan dikonsumsi.

Kurma adalah buah yang berasal dari tanaman di iklim gurun yang kering. Buah aren ini dapat dimakan langsung, namun biasanya terlebih dahulu melalui proses penjemuran.

Kandungan serat dan kalori kurma yang tinggi baik untuk tubuh.Tapi, keduanya bisa memberi efek tidak baik bagi tubuh Anda bila konsumsinya secara berlebihan.

Jadi apa efek samping dari kurma?

  1. Gangguan Pencernaan

Kandungan serat kurma memang baik untuk menjaga kesehatan sistem pencernaan, namun bila dimakan sesuai porsi. Sedangkan bila dikonsumsi secara berlebihan, serat alami dalam kurma justru memicu adanya masalah pencernaan. Pada 100 gram kurma ada 7,5 gram serat yang dikandungnya. Banyak ahli merekomendasikan kebutuhan serat harian orang dewasa sekitar 2.035 gram serat per hari. Sedangkan satu porsi kurma menyumbang 713% dari kebutuhan serat yang direkomendasikan.

Jika Anda terlalu banyak makan kurma yang kaya serat, Anda akan mengalami berbagai gangguan pencernaan seperti kembung, kram perut dan sembelit.Selain itu, serat juga membantu menghasilkan gas dalam tubuh, yang membuat perut tidak nyaman.

  1. Diare

Bukan hanya sembelit atau susah buang air besar. Ternyata terlalu banyak mengonsumsi kurma juga menyebabkan diare. Terlalu banyak gula dapat memicu diare.Kondisi ini bisa muncul karena sebagian manisnya buah kurma berasal dari kandungan fruktosa, yaitu gula alami yang biasa ditemukan pada buah dan sayuran.Namun, tidak semua orang bisa mencerna fruktosa dengan baik. Sistem pencernaan tidak akan bisa menyerap gula dengan baik, Efeknya, perut akan terasa melilit dan menyebabkan diare. Diare adalah reaksi alami bakteri di usus.

  1. Beresiko Menderita Diabetes

Selain menyebabkan masalah pencernaan, efek samping lain dari konsumsi kurma yang berlebihan adalah meningkatkan risiko diabetes. Tentu efeknya akan sangat berbahaya jika seseorang sudah memiliki riwayat penyakit diabetes.

Sebutir kurma mengandung gula alami yang hampir setara dengan 30 gram gula pasir. Kandungan gula yang tinggi membuat kurma dianggap sebagai makanan dengan indeks glikemik tinggi.Menurut hasil penelitian dari University Health News, kurma mengandung skor gastrointestinal yang moderat dan tidak akan meningkatkan gula darah. Namun, bila dikonsumsi lebih dari tiga buah, ternyata ada pengaruhnya terhadap glukosa, terutama bagi penderita diabetes.

  1. Menyebabkan Obesitas

Meskipun kurma mengandung kandungan serat yang tinggi, kurma juga memiliki kandungan kalori yang tinggi yang mempengaruhi penambahan berat badan. Jadi jika konsumsinya tidak terkontrol, bobotnya akan meningkat jauh. Dalam setiap gram kurma mengandung 2,8 kalori. Bayangkan jika Anda makan lebih dari 3 kurma dalam satu kali makan, berapa puluh atau ratusan kalori yang dikonsumsi oleh kurma saja. Belum lagi kalori yang diberikan oleh makanan lain.

  1. Penyebab Hiperkalemia

Hiperkalemia adalah suatu kondisi di mana kadar kalium menjadi terlalu tinggi dalam darah. Kurma adalah sumber potasium yang kaya, dan mengonsumsi terlalu banyak kurma dapat menyebabkan kondisi ini.

Tingkat ideal kalium dalam darah adalah antara 3,65,2 milimol per liter. Tingkat kalium darah di atas 7 milimol per liter dapat berisiko dan memerlukan perhatian medis segera.

Setiap butir kurma mengandung 167 miligram potasium, bila dikonsumsi dalam porsi yang tepat, potasium dalam kurma akan bermanfaat bagi tubuh. Di sisi lain, kurma yang dikonsumsi berlebihan secara signifikan meningkatkan kandungan potasium dalam tubuh. (*)

Sumber: CNBC

Baca: Apa Dampak Kafein Terhadap Tubuh?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.