2Banner GIF 2021

Bea Cukai Jawa Tengah Sita 358 Batang Rokok Ilegal

Bea Cukai Jawa Tengah Sita 358 Batang Rokok Ilegal
Foto: Bea Cukai Jawa Tengah Sita 358 Batang Rokok Ilegal.

Gemasulawesi– Sebanyak 358.560 batang rokok ilegal di sita Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah.

“Ini merupakan kasus peredaran rokok ilegal dengan mengamankan mobil minibus beserta barang bukti rokok sebanyak 358.560 batang di Desa Robayan, Kabupaten Jepara,” ungkap Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe Madya Kudus Dwi Prasetyo Rini di Kudus, Sabtu 23 Oktober 2021.

Dia mengatakan, pengungkapan kasus batang rokok ilegal itu terjadi pada Rabu 20 Oktober, setelah Tim Intelijen dan Penindakan Bea Cukai Kudus memperoleh informasi dari masyarakat.

Baca juga: Musnahkan Barang Kena Cukai Ilegal, KPPBC Palu Cegah Kerugian Negara Ratusan Juta Rupiah

Informasi itu adalah, tentang adanya sebuah minibus warnasilver yang diduga digunakan untuk mengangkut barang kena cukai hasil tembakau (BKC HT) berupa rokok polos batangan.

Menurut dia, menindaklanjuti informasi itu, tim penindakan langsung bergegas melakukan penyisiran di Jalan Raya Jepara-Demak.

“Hasilnya ditemukan minibus sesuai ciri yang dicari sedang berhenti tanpa sopir di permukiman warga, tepatnya di Gang Mangga 1, Desa Robayan, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara,” jelasnya.

Dari hasil pemeriksaan didapati rokok ilegal jenis sigaret kretek mesin (SKM) yang tidak dilekati pita cukai sebanyak 358.560 batang rokok ilegal dengan total perkiraan nilai barang sebesar Rp365,8 juta, dan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp240,41 juta.

Selanjutnya seluruh barang bukti termasuk minibus kata dia, langsung diamankan ke Kantor Bea Cukai Kudus untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dia menuturkan, dengan kajadian itu, kesadaran dan peran serta masyarakat dalam mencegah peredaran rokok ilegal diharapkan semakin meningkat.

Sebab, keberhasilan menekan peredaran rokok ilegal dapat membantu negara mewujudkan keadilan hukum bagi para pengusaha rokok yang telah mematuhi prosedur.

“Apabila mempunyai informasi seputar produksi atau distribusi rokok ilegal, masyarakat dapat menyampaikan kepada Bea Cukai Kudus,” tuturnya.

Diketahui, kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai (KPPBC) Tipe Madya Kudus, Jawa Tengah, mencatat jumlah pabrik rokok terbanyak di wilayah Keresidenan Pati merupakan Kabupaten Kudus dengan jumlah mencapai 57 pabrik.

Adapun jumlah total perusahaan, sebanyak 89 pabrik rokok dengan berbagai golongan pabrik. Dari puluhan pabrik rokok tersebut, untuk golongan satu untuk rokok jenis sigaret kretek tangan (SKT) sebanyak dua pabrik, golongan dua sebanyak dua pabrik, dan golongan tiga sebanyak 75 pabrik. (***)

Baca juga: Dugaan Suap Pengisian Jabatan, Bupati Kudus Diciduk KPK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post