Bawaslu Parimo Tolak Gugatan Partai Hanura

0
132
Bawaslu Parimo Tolak Gugatan Partai Hanura
Sidang pembacaan putusan laporan indikasi pelanggaran administrasi Pemilu 2019

Parimo, gemasulawesi.com- Bawaslu Kabupaten Parimo, Provinsi Sulteng, memutuskan menolak gugatan Partai Hati Nurani rakyat (Hanura) kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Hasil putusan termuat dalam Surat Keputusan Bawaslu Parimo bernomor 001/LP/PL/ADM/KAB/26.07/V/2019, terkait laporan DPC Hanura atas indikasi pelanggaran administrasi Pemilu 2019 oleh KPU Parimo.

“Putusan kami berlandaskan UU Pemilu nomor 7 Tahun 2017 dan Peraturan Badan Pengawas Pemilu Tahun 2018,” ungkap Ketua Bawaslu Parimo, Muchlis Aswad.

Berdasarkan surat keputusan, disimpulkan proses rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat KPPS dan tingkat PPK telah sesuai prosedur perundang-undangan.

Setelah dilakukan penelitian, pencermatan formulir C.1 dan pembetulan salinan formulir C.1, PPK menuangkan pembetulan kedalam formulir DAA.1.

Formulir tersebut merekap perolehan suara di TPS dalam wilayah desa atau kelurahan.

Kemudian kesimpulan lainnya, telah dilakukan penelitian serta pencermatan formulir DA.1 salinan, atas kesepakatan seluruh saksi parpol yang hadir.

Selanjutnya, penguatan rekomendasi Bawaslu nomor 79/K.ST/PM/04.00/V/2019 saat rekap pleno suara tingkat kabupaten dan telah dilakukakan pembetulan terhadap formulir DA.1 salinan.

Kesimpulan terakhir, KPU Parimo telah sesuai dengan tata cara, prosedur atau mekanisme sesuai peraturan yang berlaku.

Diketahui, Bawaslu Parimo melaksanakan sidang pembacaan putusan, 22 Mei 2019, bertempat di Hotel Anutapura, Kampal, Parigi.

Sidang pembacaan putusan, dihadiri lima Majelis Hakim Komisioner Bawaslu Parimo, pihak pelapor dan pihak terlapor.

Pihak pelapor dihadiri langsung Ketua DPC Hanura Parimo, Sartin Dauda, sedangkan pihak terlapor dihadiri Ketua KPU Parimo, Abdul Chair beserta dua Komisioner lainnya, Dirwan Korompot dan Abdul Gafur.

Sidang pembacaan putusan merupakan tahapan sidang terakhir dari enam rangkaian sidang laporan indikasi pelanggaran administrasi Pemilu 2019 oleh KPU Parimo.

Tahapan sidangnya, pertama, sidang pendahuluan putusan, 14 Mei 2019, kedua, sidang pembacaan laporan pelapor dan tanggapan pelapor, 15 Mei 2019.

Selanjutnya, tahapan ketiga dan keempat, sidang pembuktian pelaporan yang telah dimasukkan pada sidang sebelumnya, 16 sampai 17 Mei 2019.

Berikutnya, sidang kelima Bawaslu bersama pihak terlapor dan pelapor, 20 Mei 2019, mengenai pembacaan kesimpulan persidangan.

Baca juga: Bawaslu Parimo Gelar Sidang Ajudikatif

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan