Bawaslu Parigi Moutong Uji Publik Rekruitmen Panwascam

0
28
Bawaslu Parigi Moutong Uji Publik Rekruitmen Panwascam
Rekrutmen Panwascam- Ketua Bawaslu Parigi Moutong, Muchlis menerangkan tahapan rekrutmen Panwascam se Kabupaten Parigi Moutong di Kantor Bawaslu Parimo, Kamis, 13 desember 2019. GemasulawesiFoto/AhmadNurHidayat

Parigi moutong, gemasulawesi.com Tanggapan Publik, menjadi salah satu tahapan pelaksanaan seleksi rekruitmen calon Panitia pengawas kecamatan (Panwascam), yang wajib diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu) Parigi Moutong.

Hal itu disampaikan Ketua Komisioner Bawaslu Parigi Moutong, Propinsi Sulawesi Tengah, Muchlis Aswad, kepada media ini di kantor Bawaslu, Kamis 12 Desember 2019.

“Kemarin kami telah melakukan seleksi berkas, dan nama-nama yang lolos seleksi juga sudah kami publish. saat ini sedang berjalan tahapan tanggapan masyarakat atas peserta yang dinyatakan lolos berkasnya, atau bisa juga dibilang uji publik bagi peserta, ini sesuai dengan tahapan yang dibuat Bawaslu RI,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pada tahapan tanggapan masyarakat ini, Bawaslu Parigi Moutong membuka layanan 1 X 24 via telekomunikasi call center yang tersedia. Selain itu, masyarakat yang ingin memberikan masukan, tanggapan, maupun laporan terkait calon Panwascam juga bisa datang langsung ke kantor Bawaslu.

Dia menuturkan, dalam proses pelaksanaan tahapan ini, masyarakat yang merasa memiliki data dan informasi tentang calon Panwascam terkait hal-hal yang termasuk dalam kategori sebuah pelanggran undang-undang, maupun hal lain yang dianggap dapat mempengaruhi independensi dan kredibilitas Bawaslu.

“Jadi, kami hanya akan memproses tanggapan masyarakat yang merupakan sumber jelas. Yaitu dengan menyampaikan nama, alamat, serta no NIK,” tuturnya.

Baca juga: DPRD Parigi Moutong Soroti Pembangunan SPAM

Kemudian kata dia, masyarakat atau si Pelapor, yang memberikan Laporan atau informasi beserta data, mendapat perlindungan khusus dari Bawaslu. Temaksud dengan menjaga kerahasiaan identitas diri masyarakat atau si pelapor.

Menurut Muchlis, selama masa itu, pelapor atau masyarakat, mendapat jaminan 100 Persen dari pihak Bawaslu, sehingga pelapor tetap merasa aman dan nyaman jika ada pihak – pihak yang merasa keberatan dengan laporan yang ia sampaikan.

“Kerahasiaan pelapor aman. kaki dan tangan kami semua sudah sedang berjalan, dan pasti kami akan proses. Asal laporan atau tanggapan memiliki dasar bukan hal yang sekedar konsumsi publik semata yang bersumber dari katanya, mungkin atau bisa jadi,” terangnya.

Menurut dia, tahapan untuk melaksanakan kegiatan terima tanggapan publik, merupakan salah satu cara Bawaslu Parigi menjaga marwahnya.

Kata dia, meskipun masih ada sejumlah peserta yang sempat menolak, merasa jika proses ini dapat merugikan mereka. Pasalnya lanjut dia, hal itu bisa terjadi Jika posisi si pelapor dengan terlapor memiliki atau menimpan dendam pribadi.

“Kami juga tidak serta merta mengadopsi tanggapan, laporan maupun informasi dari masyarakat, sebagai satu-satunya alasan. Kami tetap menjalankan proses idetifikasi dan klarifikasi terlebih dahulu. Kemudian, kami juga menerima sanggahan dari pihak yang merasa dirugikan,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, sejak nama peserta calon Panwascam di publikasikan, pihaknya telah menerima sejumlah tanggapan masyarakat. Beberapa tanggapan pun telah selesai diproses.

Dia menambahkan, sebelumnya berdasarkan hasil identifikasi dan klarifikasi yang dilakukan, panitia rekruitmen menemukan adanya kebenaran atas laporan yang disampaikan masyarakat.

Sehingga, pihak Bawaslu terpaksa harus mengganti peserta calon Panwascam yang dinilai bermaslah.

“Jadi nama-nama yang sekarang ada terpajang di papan informasi, itu hasil rekapan kemarin yang telah melalui tahapan ini. Namun nama-nama itu juga bisa berubah kembali. Karena tahapan ini masih terus berjalan, hingga tanggal 13 Desember 2019, pukul 00.00 WITA,” pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan jadwal tahapan pelaksanaan seleksi rekruitmen Panwascam Kabupaten Parigi Moutong, tahapan seleksi test tertulis dan wawancara terhadap 262 peserta yang dinyatakan telah lolos seleksi berkas, dilaksanakan secara bersamaan ditiga tempat berbeda, pada 13 sampai dengan 17 Desember 2019. (adv)

Baca juga: Tergugat Tolak Putusan Eksekusi Tanah PN Parigi di Desa Olaya Parigi Moutong

Tinggalkan Balasan