Basarnas Palu: Nelayan Asal Desa Bukamog Buol Hilang

waktu baca 3 menit
Pencarian Nelayan Hilang di Buol Sulteng.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesiBasarnas Kota Palu menyebut seorang nelayan asal Desa Bukamog Kecamatan Bokat Kabupaten Buol Sulawesi Tengah (Sulteng) hilang.

Kepala Desa Bukamog, Irwanto Korompoy memberikan informasi awal kepada petugas komunikasi Basarnas Palu pukul 20.40 Wita Selasa 23 Juni 2020.

Korban berinisial SA (36 tahun) warga RT002 dusun 02, Desa Bukamog yang berprofesi sehari-hari sebagai nelayan.

Kronologisnya, Senin 15 Juni 2020 korban berpamitan kepada istri dan keluarga untuk pergi memancing di perairan Paleleh Buol Sulteng dalam kurun waktu yang ditentukan.

Namun, pada Selasa 23 Juni 2020 sekitar pukul 06.30 Wita, korban masih terlihat rekan sesama nelayan yang juga merupakan warga desa Bukamog di perairan Paleleh. Dengan posisi sedang berada di atas perahu dan menuju kearah Barat.

Baca Juga: Kota Palu Terima Bantuan 100 Paket Kebersihan WVI

Selang beberapa waktu kemudian, seorang nelayan yang juga merupakan warga Desa Bukamog sedang dalam perjalanan pulang.

Menemukan perahu korban sedang berada di perairan Tanjung Tamiyan (Paleleh) dengan posisi korban sudah tidak berada di atas perahu.

Dan pada saat itu juga rekan korban langsung melakukan pencarian. Dan menghubungi keluarga serta sesama rekan nelayan lainnya yang berasal dari Desa Bukamog untuk melakukan pencarian.

Kepala Basarnas Palu, Basrano, S.E., M.A.P memberangkatkan satu tim rescue Unit Siaga SAR Tolitoli ke lokasi kejadian.

“Tim rescue telah diberangkatkan dan telah tiba dilokasi pada Rabu 24 Juni 2020 pukul 02.00 Wita. Tim melakukan koordinasi dan mendirikan posko,” terangnya.

Selanjutnya, tim memulai pencarian pada pukul 07.00 Wita. Dengan target luas pencarian adalah 10,68 mil.

Turut serta dalam pencarian Polsek Paleleh, BPBD Buol dan warga setempat.

Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet dan sejumlah perahu katinting milik nelayan setempat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.