Bappelitbangda Asistensi Anggaran Program Stunting Parigi Moutong

Bappelitbangda Asistensi Anggaran Program Stunting Tiap OPD Parigi Moutong
Rapat asistensi program stunting- Bappelitbangda melaksanakan rapat asistensi program stunting dengan beberapa OPD dan organisasi. Kegiatan dilaksanakan di kantor Bappelitbangda Parigi Moutong, Senin, 13 Januari 2019. GemasulawesiFoto/MuhammadRafii

Parigi moutong, gemasulawesi.comBappelitbangda asistensi anggaran untuk program penurunan stunting di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) bersama setiap OPD pendamping.

“Anggaran itu akan dipergunakan pada pelaksanaan program stunting di beberapa OPD tahun anggaran 2020,” ungkap Kepala bidang Sosial Budaya Bappelitbangda Parigi Moutong, di ruang kerjanya, Senin, 13 Januari 2019.

Read More

Ia melanjutkan, untuk sinkronnya pelaksanaan program, pihaknya melaksanakan asistensi anggaran dan koordinasi dengan beberapa OPD. Untuk penganggaran program stunting kata dia, bersumber dari Dana Insentif Daerah (DID). Sehingga, perlu ada pemahaman yang sama terkait anggaran.

Totalnya, terdapat sembilan OPD plus satu organisasi PKK sebagai pelaksana program stunting. Diantaranya, Dinas PU, Disdikbud, DPMPD, Dinas Kesehatan, Dinas Ketahanan Pangan, Bappelitbangda, Diskominfo, Dinas Pertanian dan dinas lainnya.

Beberapa program penanganan stunting yang tersebar di beberapa OPD antara lain, layanan 1000 hari pertama, kebutuhan nutrisi ibu dan sebagainya. Adapun pembagian program dan pembiayaannya per OPD dan organisasi disesuaikan dengan Juknis DID stunting.

“Setelah rapat asistensi dan koordinasi ini berakhir, selanjutnya uraian program stunting akan dimuat dalam DPA masing-masing OPD. Kemudian, setiap OPD menjalankan program seperti yang ada dalam DPA,” jelasnya.

Pihaknya kata dia, hanya tinggal melaksanakan pengawasan berupa monitoring dan evaluasi (Monev) kepada setiap OPD. Tujuannya, agar setiap pelaksanaan program sesuai jalur dan Patton Juknis yang ada.

Sebelumnya, Pemda Parigi Moutong menargetkan sepuluh persen penurunan stunting, dengan melibatkan OPD pendamping dengan peran program masing-masing.

Menurut Kepala bidang (Kabid) Sosial dan budaya (Sosbud) Bappelitbangda Parimo, Sahid Badja, apabila target penurunan angka stunting Parigi Moutong senilai sepuluh persen dibagi kedalam lima tahun, maka dalam satu tahun hanya tiga persen yang harus direalisasikan. Sehingga, perlu kerjasama program antar OPD agar menuai hasil maksimal.

“Namun, hasil dari kinerja penurunan stunting pada tahun ini, baru dapat dilihat dan dirasakan pada tiga tahun mendatang,” tegasnya.

Dimulai dari Tahun 2019 tambah dia, seluruh OPD Parimo bersinergi menurunkan angka stunting. Pihaknya, sebagai instansi perencana pembangunan meramu langkah mencapai target secara bersama.

Baca juga: Parigi Moutong Dapat Jatah Bantuan 200 Miliar Rupiah KUR Petani

Laporan: Muhammad Rafii

banner 728x90

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

2 comments