Bapenda Parimo Jajaki Kerjasama Ekspor Sarang Burung Walet

Bapenda Parigi Moutong Jajaki Kerjasama Ekspor Sarang Burung Walet Dengan Negara Luar
Usaha sarang burung walet
Jangan Lupa Share

Parimo, gemasulawesi.com Bapenda Kabupaten Parigi moutong (Parimo) sedang menjajaki kerjasama ekspor sarang burung walet dengan negara luar.

Kepala Bapenda Parigi Moutong, Muh. Yasir mengatakan potensi pangsa pasar perdagangan sarang burung walet di Parimo sangat menjanjikan. Melihat potensi yang begitu besar kata dia, Pemda berencana memfasilitasi pengusaha sarang burung walet dengan mendatangkan beberapa calon investor.

“Beberapa negara calon investor yang berusaha didatangkan adalah konsumen terbesar pemanfaatan sarang burung walet,” ungkapnya di Kantor Bapenda Parimo, Senin, 14 Oktober 2019.

Ia melanjutkan, negara konsumen terbesar sarang burung walet antara lain Kanada, Cina, Hongkong dan Vietnam. Saat ini, pihaknya sedang membangun komunikasi dengan beberapa perusahaan dari negara itu.

Baca juga: Ini Kritik Terkait Kebijakan Pajak Sarang Burung Walet Pemda Parimo

Nantinya, seluruh hasil sarang burung walet dari peternak atau pengusaha akan bisa dikumpulkan dan disalurkan ke perusahaan dari beberapa negara itu.

Menurutnya, setelah memiliki ikatan kerjasama dengan perusahaan itu, harga beli sarang burung walet akan lebih bersaing dan lebih terjamin. Alasannya, tentu akan ada standar mutu jaminan dan harga pasar yang menjanjikan.

“Dengan kejelasan harga dan mutu jaminan produk, peternak dan pengusaha burung walet tidak akan ragu dan bingung untuk menjual produknya dengan harga bersaing,” jelasnya.

Tidak hanya mendatangkan investor lanjut dia, pihaknya juga berencana memakai jasa konsultan untuk mengoptimalkan potensi usaha sarang burung walet para peternak.

Caranya, jasa konsultan akan mencoba melihat dimana kekurangan produktifitas dari usaha sarang burung walet para peternak lokal, kemudian mengeksploitasi agar lebih produktif. Dari sisi teknis pengelolaan sarang burung walet tentunya akan ada perbaikan signifikan.

Nilai plusnya lanjut dia, sisi teknis produktifitas diperbaiki, otomatis akan mendongkrak nilai penjualan. Efeknya, perekonomian peternak akan lebih maju. Sehingga, perekonomian daerah turut menjadi berkembang.

“Perekonomian daerah dapat berkembang dengan memungut pajak retribusi daerah dari sarang burung walet. Namun, Pemda hanya memungut pajak retribusi dari jumlah penjualan sarang burung walet saja,” tegasnya.

Ia menambahkan, pada satu sisi pihaknya memungut pajak retribusi, namun pada saat bersamaan Pemda Parigi Moutong juga mendatangkan investor sekaligus konsultan pengembangan produktifitas dan penjualan usaha sarang burung walet.

Baca juga: Sejumlah Fraksi DPRD Parimo Soroti Turunnya Target Pendapatan Daerah

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post