Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Bantuan Tunai UMKM Tahap Dua 2021 Dicairkan Bertahap

Bantuan Tunai UMKM Tahap Dua 2021 Dicairkan Bertahap
Foto: Illustrasi bantuan tunai UKM.

Berita nasional, gemasulawesi– Bantuan tunai UMKM 2021 tahap dua 2021 dicairkan bertahap, saat pemberlakuan PPKM.

“Itu untuk merespons kebijakan pemerintah saat pemberlakuan PPKM darurat, ditengah banyak merugi,” Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, melalui siaran pers, Jumat 23 Juli 2021.

Rencana penyaluran bantuan tunai UMKM tahap dua akan dibagi dalam tiga tahap. Yakni sampai akhir Juli 2021 sebanyak 1,5 juta pelaku usaha mikro. Agustus sebanyak 1 juta pelaku usaha mikro dan September 500.000 pelaku usaha mikro.

Baca juga: Terima BLT UMKM, Ini Cara Cek di Eform BRI Tahap 3

Anggaran bantuan tunai UMKM 2021 tercatat sebesar Rp 11,76 triliun untuk 9,8 juta pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan.

Bantuan tunai UMKM 2021 senilai masing-masing Rp 1,2 Juta. Saat ini telah dituangkan ke dalam DIPA dan telah direalisasikan 100 persen.

“Sementara anggaran sebesar Rp 3,6 triliun untuk 3 juta pelaku usaha mikro dengan nilai bantuan sebesar masing-masing Rp 1,2 Juta telah diusulkan alokasinya Menteri Koperasi dan UKM kepada Menteri Keuangan melalui surat Nomor: 41/M.KUKM/V/2021,” katanya.

Saat ini juga telah diterbitkan surat DJA (KemKeu) No. S-451/AG/AG.3/2021 tentang Pengesahan Revisi Anggaran pada KemKUKM TA 2021 (Revisi ke-4) dan DIPA telah selesai dan diterbitkan.

Tujuan pemberian BPUM kepada pelaku usaha mikro yakni agar tetap dapat menjalankan usahanya di tengah pandemi Covid-19. Dalam rangka program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Beberapa syarat mendapatkan BPUM yakni, pelaku usaha mikro tidak sedang menjadi nasabah kredit usaha rakyat (KUR), dan harus terlebih dahulu diusulkan dinas kabupaten/kota melalui provinsi.

Baca juga: Disperindag: Penting, Sertifikasi Halal Produk UMKM di Parimo

Penyaluran bantuan melalui bank

Pelaku usaha juga harus memiliki usaha mikro dibuktikan dengan NIB/surat keterangan usaha dari kepala desa/lurah. Nantinya penyaluran dana BPUM akan disalurkan melalui beberapa bank, yaitu BNI, BRI, dan BPD.

sebelumnya, Kemenkop UKM mengumumkan soal realisasi anggaran dan jadwal transfer BPUM atau BLT UMKM tahap 1, 2 dan 3 di tahun 2021 ini.

Seperti diketahui, BLT UMKM merupakan program bantuan kepada UMKM terimbas pandemi covid-19. Harapannya dengan adanya tambahan modal, bisa terus bertahan.

Di tahun 2021, besaran BLT UMKM hanya Rp 1,2 juta per pelaku usaha mikro.

Jumlah itu lebih kecil dibandingkan BLT UMKM di 2020 yang mencapai Rp 2,4 juta. (***)

Baca juga: Digitalisasi, Cara UMKM Bertahan di Masa Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post