Minggu, Mei 16, 2021

Dinsos Salurkan Bantuan Darurat Bencana Angin Kencang di Parigi Moutong

Tagana Salurkan Bantuan untuk Desa Parigimpu’u, Tersisa Desa Eeya

Must read

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Dinsos salurkan bantuan darurat bencana angin kencang di dua desa di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah.

Bantuan darurat bencana angin kencang pertama kali disalurkan ke Desa Parigimpu’u, Parigi Barat, Senin 15 Februari 2021.

“Hari ini, kami berikan bantuan berupa terpal, selimut dan matras,” ungkap Kabid Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos), Dinsos Parigi Moutong, Ariesto, usai menyalurkan bantuan darurat bencana angin kencang di Desa Parigimpu’u. Senin 15 Februari 2021.

Selain memberikan bantuan darurat bencana angin kencang, ia juga telah memerintahkan seluruh Tagana, untuk mendata kerugian warga.

Baca juga: Angin Kencang Hantam Dua Desa di Parigi Moutong

“Mulai hari ini Tagana akan mendata kerugian akibat bencana ini,” tegasnya.

Menurut data Tagana, salah satu rumah korban bencana angin kencang di Parigimpu’u dihuni sebanyak enam orang. Yaitu lima orang perempuan, satu orang laki-laki dan juga ada warga Lanjut usia (Lansia).

Dinsos Salurkan Bantuan Darurat Bencana Angin Kencang di Parigi Moutong
Foto: Dinsos Bersiap Bawa Bantuan untuk Korban Bencana Angin Kencang di Desa Eeya, Parigi Moutong, Senin 15 Februari 2021.

Sementara itu, Dinsos Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, sudah menyiapkan bantuan darurat bencana angin kencang di Desa Eeya, Palasa.

Diketahui sebelumnya, angin kencang hantam dua desa di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Beberapa rumah warga alami rusak berat.

Dua desa itu adalah Desa Eeya, Kecamatan Palasa dan Desa Parigimpu’u, Kecamatan Parigi Barat.

Di Desa Eeya, Palasa, Sulawesi Tengah, kejadian yang menghantam tujuh rumah warga itu, dimulai 12.00 Wita dan berakhir hingga sore hari, Minggu 14 Februari 2021.

Akibat hantaman angin kencang, semua warga Desa Eeya, Palasa berhamburan keluar rumah untuk mengamankan diri dan menjauhi pepohonan yang berpotensi akan tumbang.

Kepala Desa Eeya, Palasa, Sulawesi Tengah, Sofyan M Taali menuturkan, akibat badai angin itu tujuh rumah dan satu perumahan guru rusak berat.

Angin puting beliung di Desa Eeya, Palasa tidak menelan korban jiwa. Hanya saja berpotensi menimbulkan kerugian materil puluhan juta rupiah.

Sementara di Desa Parigimpu’u, Parigi Barat, Sulawesi Tengah, angin kencang hantam satu rumah warga.

Rumah warga milik Boria, atap rumahnya terbang disapu badai angin yang melanda, Minggu 14 Februari 2021.

Menurut Ariesto, tim Tagana sore tadi sudah berangkat menuju lokasi membawa bantuan darurat bencana angin kencang.

Baca juga: Parimo Salurkan 2 Ton Bantuan Beras Pemprov Sulteng

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article