Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Bank Dunia Setujui Pendanaan US$400 Juta untuk Indonesia

Must read

Jangan Lupa Share

Berita nasional, gemasulawesi– Dewan Direktur Eksekutif Bank Dunia menyetujui pendanaan US$400 juta mendukung reformasi pemerintah Indonesia memperdalam, meningkatkan efisiensi dan memperkuat ketahanan sektor keuangan.

“Pendanaan ini melengkapi berbagai upaya pemerintah melindungi sektor keuangan dan perekonomian secara keseluruhan dari dampak-dampak krisis covid 19,” ungkap Direktur Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor-Leste, Satu Kahkonen, Jumat 11 Juni 2021.

Menurutnya, pandemi covid 19 telah menyebabkan resesi di Indonesia, dengan dampak keuangan, fiskal, dan sosial berpotensi menjadi berkepanjangan.

Sementara itu, kurang mendalamnya pasar keuangan Indonesia meningkatkan kerentanan negara ini terhadap guncangan dari luar.

Sehingga Pendanaan US$400 Juta itu dirancang membantu Indonesia mengatasi kerentanan di sektor keuangan imbas pandemi.

Pendanaan US$400 Juta itu dilakukan melalui dukungan terhadap langkah-langkah seperti perluasan layanan keuangan kepada kelompok-kelompok yang sebelumnya tidak terlayani.

Selain itu, pengurangan berbagai biaya layanan keuangan baik bagi perorangan maupun perusahaan, serta penguatan kapasitas sektor keuangan. Agar mampu bertahan saat terjadi guncangan, baik terkait keuangan maupun non-keuangan.

Baca juga: DPUPRP Usul Empat Jembatan Rusak Dapat Bantuan BNPB

“Dengan menjadikan layanan keuangan lebih transparan, dapat diandalkan, dan berorientasi kepada teknologi. Maka simpanan dapat disalurkan kepada investasi-investasi yang paling produktif secara lebih hemat, lebih cepat, dan lebih aman. Sehingga membuka peluang bagi masyarakat untuk berinvestasi untuk masa depannya dan untuk melindungi diri mereka dari berbagai guncangan yang tidak diharapkan,” paparnya.

Dukungan pendanaan US$400 juta ini menjadi komponen penting bagi reformasi di sektor keuangan di Indonesia.

Di mana penguatan ketahanan ekonomi dan daya saing mencakup tujuan spesifik yang difokuskan pada peningkatan kedalaman, perbaikan efisiensi, dan penguatan ketahanan di sektor keuangan.

Pendanaan US$400 Juta ini juga didasarkan pada prinsip-prinsip GRID yakni pembangunan yang hijau, berketahanan dan inklusif.

Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkap pandemi corona membuat berbagai reformasi struktural dalam mengatasi kerentanan sektor keuangan harus segera dilakukan.

“Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk memperkuat sektor keuangan karena perannya yang sangat penting dalam menjaga pertumbuhan Indonesia dan mengurangi kemiskinan, terutama selama tahap pemulihan covid-19,” tutupnya. (***)

Baca juga: Parigi Moutong Target Penurunan Stunting Dibawah 10 Persen

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article