100 Hektar Sawah Desa Purwosari Parimo Terendam Banjir

waktu baca 2 menit
Banjir disertai lumpur menggenangi sawah di Desa Purwosari Parimo (Foto: Ist)

Berita parigi moutong, gemasulawesiTanggul Sungai Pembuang Matampondo jebol, 100 hektar sawah di Desa Purwosari Kecamatan Torue Parigi Moutong Parimo Sulawesi Tengah (Sulteng) terendam banjir.

“Jebolnya tanggul Sungai Pembuang Matampondo, akibat curah hujan yang tinggi sejak pagi,” ungkap Anleg DPRD Parigi Moutong Sulteng, Edy Putu Tangkas, via telpon seluler, Rabu 24 Juni 2020.

Ia mengatakan, petani terancam mengalami kerugian akibat banjir itu. Pasalnya, padi yang sementara ditanam sudah berumur sekitar tiga bulan.

Namun, pasca banjir petani Desa Purwosari Parimo, akan melihat kondisi sawah keesokan harinya. Untuk memastikan kondisi tanaman padi masih bisa dipulihkan kembali atau tidak.

“Kondisi banjir ini disertai dengan lumpur. Sehingga, mengkhawatirkan kondisi padi warga,” jelasnya.

Ia menerangkan, kejadian jebolnya tanggul sungai dan melubernya air ke sawah warga sekitar pukul 16.00 Wita.

Sejumlah warga kata dia, saat ini tidak bisa berbuat banyak atas kejadian ini. Namun, pihaknya sudah menghubungi beberapa instansi terkait, termasuk unsur pimpinan DPRD Parimo.

“Kami berharap alat berat dari BPBD Parimo dapat diarahkan ke lokasi tanggul jebol, untuk mengatasi banjir,” tuturnya.

Sebenarnya, sudah dicanangkan untuk menormalisasi Sungai Pembuang Matampondo hingga ke muara laut.

Alasannya, endapan pasir membuat Sungai Pembuang Matampondo menjadi dangkal. Sehingga, debit air yang deras menjebol tanggul sungai.

“Hingga saat ini, kami masih menunggu BPBD Parimo, setelah laporan jebolnya tanggul sungai disampaikan,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.