Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Banjir Kembali Terjang 50 Rumah Warga di Kecamatan Tomini

Banjir Kembali Terjang 50 Rumah Warga di Kecamatan Tomini
Foto: Banjir Kembali Terjang 50 Rumah Warga di Kecamatan Tomini

Gemasulawesi– Kecamatan Tomini, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah kembali diterjang banjir akibat luapan sungai. Kali ini, banjir merendam 50 rumah warga di enam desa di wilayah setempat.

“Lima dari enam desa yang terdampak banjir adalah, Desa Tingkulang, Desa Tomini Utara, Desa Ogotomubu Barat, Desa Ogotomubu, dan Desa Ntaniuge,” ungkap Kasi Trantib Kecamatan Tomini, Nuryadin, saat dihubungi, Minggu 12 September 2021.

Dia menyebut, pihaknya belum bisa memastikan dari 50 rumah warga di Tomini diperkirakan terdampak banjir.

Baca juga: BPBD Petakan Masalah dan Solusi Daerah Rawan Banjir Parigi

Belum diketahui berapa yang mengalami rusak ringan, serang dan berat. Tetapi, beberapa wilayah itu merupakan sasaran banjir yang sering terjadi disaat curah hujan meningkat.

“Berapa rusak ringan, sedang dan berat serta kerugian materialnya kami belum bisa pastikan. Aparat desa masih memberikan bantuan relokasi kepada warga korban bencana,” tuturnya.

Menurut dia, beberapa hari belakangan wilayah Tomini memang diselimuti mendung, namun pada Minggu siang, hujan dengan intensitas curah tinggi terjadi. Kemungkinan mengakibatkan debit air besar, dan badan sungai tidak lagi dapat menampung.

Akhirnya, air meluap 100-200 meter mencapai pemukiman warga sekitar sungai, dengan ketinggian mencapai satu meter.

“Kemungkinan juga akibat adanya aktifitas pembabatan hutan diatas gunung, sehingga terjadi banjir,” ujarnya.

Saat ini kata dia, korba bercana direlokasi ke rumah-rumah warga yang tidak terdampak, sebagai tempat pengungsian sementara.

Dia berharap, dinas terkait turun ke lokasi, untuk melihat kondisi yang terjadi pasca banjir, dan mencari solusi atas persistiwa itu.

Sementara itu, Camat Tomini Mukmin Muharam mengatakan, pihaknya sangat prihatin dengan kondiri yang dialami warganya, sebab dalam kurung waktu tiga bulan terakhir banjir terus terjadi dan mengakibatkan banyak warga menderita.

Pihaknya kata dia, telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong, mengatasi luapan sungai. Namun, baru akan dialokasikan anggaran pembangunan tanggul pada APBD Perubahan 2021.

“Ini tidak bisa menunggu, rakyat saya sudah menangis akibat banjir sudah tiga kali terjadi dan tidak ada perhatian dari dinas terkait. Saya camat ke delapan yang menjabat disana, tujuh camat sebelumnya tidak ada juga solusi atas bencana itu,” ujar Mukmin yang saat ini tidak berada dilokasi, karena menjalani isolasi mandiri di rumah sakit di Kota Palu, akibat terpapar Covid19.

Untuk mencari solusi, dia pun menghubungi beberapa anggota DPRD Provisi Sulawesi Tengah, Dapil Parigi Moutong untuk meminta mereka datang melihat, dan mencarikan solusi persoalan masyarakat di Kecamatan Tomini.

“Pak Erwin Burase sudah berjanji akan menghubungi anggota DPRD Dapil Parigi Moutong. Dia akan mengajak mereka ke Tomini, melihat kondisi masyarakat terdampak bencana,” pungkasnya. (***)

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Rumah Sakit Raja Tombolotutu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post