Banjir Bandang Torue Parigi Moutong, Puluhan Korban Meninggal

waktu baca 2 menit
Jenazah Korban Banjir Bandang Torue, Kabupaten Parigi Moutong

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Puluhan korban meninggal, tiga dinyatakan hilang dan puluhan warga Kecamatan Torue terjebak dalam rumah, paska banjir bandang yang menghantam Dua Kecamatan di Kabupaten Parigi moutong.

Dua kecamatan yang dihantam banjir bandang di wilayah selatan Kabupaten Parigi moutong tersebut antara lain, Kecamatan Torue dan Kecamatan Balinggi.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun media ini di TKP Banjir, ada ratusan warga yang terdampak mengungsi selain itu ada sejumlah desa yang dalam kondisi terisolasi.

Ketua DPRD Kabupaten Parigi moutong, Sayutin Budianto, yang dikonfirmasi membenarkan data sementara berjumlah 10 orang yang dinyatakan meninggal dunia dari pihak warga lokal maupun pelintas.

Baca: Jelang Pemilu 2024, Badrun Ajak Kader Menangkan Gerindra

“Hingga saat ini kita belum bisa memastikan jumlah yang hilang dan meninggal karena kondisi masih rawan banjir susulan. saat ini tim BPBD dan satu mobil basarnas sdh sementara turun lapangan melakukan identifikasi,” ungkapnya.

Lanjut dia, warga yang bermukim di bagian gunung dan pesisir pantai sedang dalam proses evakuasi oleh BPBD.

Sayutin mengatakan, warga sekarang khawatir jika terjadi banjir susulan walaupun hujan mulai reda tapi kondisi cuaca masih menunjukkan tanda-tanda hujan akan berlanjut kembali.

“Kita sementara menunggu informasi lanjutan, sekaligus menunggu laporan dari warga setempat jika ada keluarga yang melaporkan orang hilang dalam kejadian bajir bandang,” tuturnya.

Ia menambahkan posisi paling parah yang saat ini juga membutuhkan proses evakuasi secepatnya ada di Desa Tana lanto dusun tokasa.

Menurut informasi yang diterima kata dia, warga menyelamatkan diri di atap rumah agar bisa menghindar dari banjir bandang. (fan)

Baca: Sosialisasi Manfaat BPJS Ketenagakerjaan Warga Parigi Moutong

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.