Banggai Laut Sulawesi Tengah Dapat 166 Alokasi Formasi CPNS 2019

Formasi Tenaga Kesehatan dan Teknis Terbanyak

0
1863
Banggai Laut Sulawesi Tengah Dapat 166 Alokasi Formasi CPNS 2019
Illustrasi CPNS Banggai Laut (Foto: Ist)

Banggai, gemasulawesi.com Pemerintah daerah (Pemda) Banggai Laut Sulawesi Tengah mendapatkan kuota 166 alokasi formasi untuk pendaftaran CPNS 2019.

Rincian jumlah 166 alokasi formasi CPNS Banggai Laut Sulawesi Tengah 2019 termuat dalam Pemda Banggai Laut nomor 800/710/BKPSDMD/2019, tanggal 18 November 2019.

“Alokasi formasi berdasarkan keputusan Menpan-RB nomor 520 tahun 2019 tentang penetapan kebutuhan PNS lingkup Pemda Banggai Laut Sulteng tahun anggaran 2019,” bunyi Surat Pengumuman yang ditandatangani Bupati Banggai Laut, H. Wenny Bukamo.

Klik link berikut untuk dapatkan formasinya: Link

Dilansir dari Kompas, BKN juga mengingatkan, hingga hampir sepekan pendaftaran CPNS 2019, ditemukan indikasi pelamar abal-abal alias mereka yang tak serius mendaftarkan diri sebagai calon abdi negara.

Menurut BKN, ada pelamar yang menggunakan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan Kartu Keluarga (KK) abal-abal untuk mendaftarkan diri CPNS 2019. Modusnya, mendaftarkan diri menggunakan NIK dan KK bukan milik sendiri atau yang sudah digunakan pendaftar lain.

Selain itu, ada yang mengunggah foto tak sesuai yang dipersyaratkan. Foto itu, misalnya, mengunggah foto makanan. Hal ini terindikasi dari pantauan yang dilakukan BKN dan instansi.

Sehingga, BKN memberikan imbauan kepada para pelamar yang serius mendaftarkan diri. Imbauan itu, pertama, kepada pelamar CPNS 2019 agar tidak menyerahkan atau menyebarluaskan NIK dan KK kepada orang lain atau di media sosial.

BKN menemukan banyak sekali informasi NIK dan KK pelamar CPNS yang disebarluaskan di laman media sosial. Kedua, pelamar CPNS diimbau untuk segera submit, isi formulir, dan menentukan pilihan instansi jika sudah membuat akun SSCN.

Baca juga: Begini Contoh Surat Lamaran CPNS Pemprov Sulawesi Barat

Ketiga, jangan sampai menunggu saat-saat akhir waktu pendaftaran. Alasannya, dikhawatirkan terjadi penumpukan sehingga sistem menjadi lambat yang mengakibatkan pelamar susah akses pendaftaran CPNS 2019.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat baru 10,6 persen pemilik akun di portal Sistem Seleksi CPNS Nasional yang sudah menyelesaikan seluruh langkah pendaftaran. Badan tersebut juga menemukan pendaftar abal-abal di situs SSCN.

BKN menyebut dari pendaftar yang mencapai 2,4 juta orang, baru 285.363 orang yang telah melakukan submit atau menentukan formasi dan instansi yang dipilih.

Pelaksana Tugas Kepala Biro Humas BKN Paryono mengatakan kondisi ini diperkirakan karena masih banyak pelamar yang masih mencari informasi terkait pendaftaran.

“Kondisi itu diperkirakan terjadi karena banyak pelamar yang masih wait and see mencari informasi mengenai perkembangan pendaftaran,” tutupnya.

Baca juga: UMK Parigi Moutong Sulawesi Tengah Tahun 2020 Ditetapkan Rp. 2.445.950

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan