Bahas Persiapan Calon Jemaah Haji, Menag Yaqut Bertemu Menteri Saudi

waktu baca 2 menit
(Foto Istimewa)

Nasional, gemasulawesi – Bahas Persiapan calon jemaah haji, Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Arab Saudi Tawfiq F Al- Rabiah di Kantor Kementerian Haji Umrah, Jeddah, Arab Saudi, Jumat 20 Mei 2022.

Dalam pertemuan tersebut, Yaqut mengatakan kehadirannya di Jeddah atas arahan Presiden Joko Widodo untuk bahas persiapan dan juga memastikan kecepatan kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia.

“Pemerintah Indonesia akan mengikuti aturan pemerintah Arab Saudi, termasuk yang terkait dengan protokol kesehatan. Kami yakin semua itu akan diterapkan untuk memberikan kemudahan, termasuk bagi jemaah haji dari Indonesia,” ucap Yaqut Cholil di keterangan tertulis, Sabtu 21 Mei 2022.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Arab Saud Tawfiq mengatakan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh jemaah haji, termasuk Indonesia.
Dengan kuota 100. 051 orang, Indonesia menjadi salah satu negara pengirim jemaah haji terbanyak di dunia.

“Indonesia memiliki tempat khusus di masyarakat dan pemerintahan Arab Saudi,” ucap menteri Arab Saudi Tawfiq.

Sebelum bertemu dengan Menteri Haji dan Umrah Saudi, Yaqut meninjau kualitas layanan yang diberikan kepada jemaah haji Indonesia di Mekkah. Layanan meliputi akomodasi, makan, dan transportasi.

Selain itu, Yaqut diharapkan mengunjungi Madinah untuk memeriksa ketersediaan dan kualitas layanan akomodasi, katering, dan transportasi bagi jemaah haji Indonesia.

Sementara itu, tahap pembayaran biaya perjalanan dan konfirmasi keberangkatan jemaah haji reguler pada Jumat 20 Mei 2022 untuk Haji (Bipih) 1443 H/2022 M telah ditutup. Sebanyak 89. 715 jemaah melakukan pembayaran dan konfirmasi keberangkatan.

“Akhir sore ini jemaah haji 89.715 sudah memberikan mengkonfirmasi keberangkatannya. Artinya sudah 97,26% dari kuota jemaah haji reguler yang berjumlah 92.246,” kata Saiful Mujab Direktur Layanan Haji Dalam Negeri Kemenag.

Ia juga mengatakan, itu belum termasuk biaya petugas haji daerah dan pengawas KBIHU.

Proses pembayaran dan konfirmasi keberangkatan jemaah haji 1443 H/2022 M dibuka selama dua minggu, mulai 9 Mei hingga 20 Mei 2022.

Pada saat yang sama, lanjut Mujab, pihaknya juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melakukan pembayaran dan konfirmasi keberangkatan dengan status cadangan. Sebanyak 12. 294 jemaah status cadangan telah membayar dan mengkonfirmasi keberangkatan mereka.

Baca: Gubernur Sulawesi Tengah Himbau Bupati dan Wali Kota Untuk Kurangi Kemiskinan

“Kemudian sisa kuota 2.531 diisi oleh jamaah cadangan yang sudah membayar dan memastikan keberangkatannya, yang setara dengan 12.294,” jelas dia.
Terakhir, kata Mujab, konfirmasi keberangkatan harus dilakukan oleh jemaah haji yang telah membayar Bipih 1441 H/2020 M. (*)

Baca:Pulau Tegal Mas Lampung, Keindahannya Setara Maldives!

Kunjungi Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.