Atasi Genangan Air, Warga Desa Bambalemo Buat Drainase

0
181
Atasi Genangan Air, Warga Desa Bambalemo Buat Drainase
Gotong royong warga Desa Bambalemo membuatan drainase sementara atasi banjir (Foto: Aqil)

Parimo, gemasulawesi.comAtasi genangan air di sepanjang Jalan Trans Parigi, warga Desa Bambalemo, Kabupaten Parimo, gotong-royong membuat drainase sementara.

Dari pantauan gemasulawesi.com di lokasi pembuatan drainase Jalan Trans Parigi, nampak sejumlah warga beserta Kades Bambalemo sedang menggali drainase sementara.

Pasalnya, masalah genangan air sepanjang Jalan Trans Parigi menjadi langganan memasuki musim penghujan.

“Siswa dan guru SD Bambalemo menjadi terganggu aktifitasnya karena genangan air,” ungkap Kades Bambalemo, Irfan Adnan, Minggu, 23 Juni 2019.

Ia membeberkan, kejadian berulang setiap musim penghujan akan menimbulkan genangan air sehingga air yang meluap ke jalan raya dapat menggangu pengguna jalan.

Untuk atasi genangan air, pihaknya telah mengajukan permohonan bantuan pembangunan drainase ke Dinas PU Provinsi Sulteng pada tahun 2016.

Namun, hingga saat ini belum ada realisasi dari Dinas PU Provinsi Sulteng agar masalah itu dapat diselesaikan.

“Genangan air bahkan masuk ke pemukiman warga sehingga dapat menularkan berbagai macam penyakit,” tuturnya.

Pihaknya belum mengetahui alasan dari balai PU Provinsi yang ada di Kabupaten Parimo, sehingga permintaan bantuannya belum bisa direalisasikan.

Walaupun demikian, warga Desa Bambalemo tetap menunggu bantuan dari Pemda Parimo, Pemprov Sulteng hingga Kementrian PU.

“Diketahui, Jalan Trans Parigi merupakan jalan provinsi penghubung antar kabupaten di Sulawesi Tengah,” jelasnya.

Sehingga, Dana Desa tidak bisa mengintervensi pembangunan fisik yang berada di jalur kewenangan provinsi.

Ia menambahkan, saluran drainase sepanjang jalan dari Desa Bambalemo sampai perbatasan desa lain sangat dibutuhkan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada, BPD, LPM, Karang Taruna serta seluruh warga Desa Bambalemo atas kerja bakti secara gotong royong hari ini,” tutupnya.

Laporan: Aqil Azizi

Tinggalkan Balasan