fbpx

32 Orang Ikuti Assement Jabatan Eselon II Parigi Moutong

waktu baca 6 menit
32 Orang Ikuti Assement Jabatan Eselon II Parigi Moutong Foto: Illustrasi)

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Sebanyak 32 orang ikuti assesment seleksi kursi jabatan eselon II Kabupaten Parimo Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Berdasarkan data, tercatat empat kursi jabatan esselon II di tingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saat ini masih kosong. Karena sudah memasuki masa pensiun serta dilakukan tahapan persiapan mutasi dan rotasi jabatan.

“Hasil koordinasi dengan Komite Aparatur Sipil Negara (KASN), seleksi assesment jabatan eselon II Parimo yang dijadwalkan pada 6-8 oktober 2020,” ungkap Kepala BKPSDM Parimo Ahmad Saiful, di lokasi assesment SMPN Dua Parigi Moutong, Selasa 6 Oktober 2020.

Ia mengatakan, berdasarkan surat edaran Nomor: B-2876/KASN/09/2020 tanggal 18 september 2020.

Perihal rekomendasi rencana uji kompetensi dalam rangka mutasi ataupun rotasi (PPT) pratama lingkup Pemda Parimo.

“Assesment jabatan eselon II Parimo berkaitan dengan adanya penempatan pejabat teras Pemda Parimo, pada Januari 2021,” urainya.

Baca juga: Dokter dan Perawat di Kota Palu Terinfeksi Corona

Terkait assesment ini kata dia, Panitia seleksi (Pansel) telah membentuk Tim uji kompetensi terdiri dari lima orang penguji.

Lima penguji itu terdiri dari tiga orang akademisi Untad, satu Baperjakat dan satu dari tokoh masyarakat yang disetujui Bupati.

“Kelima penguji ini yang melaksanakan uji kompetensi kepada pejabat pratama tinggi (PPT) Parimo,” jelasnya.

Diketahui, dalam pelaksanaan asessment tahun 2020 terdapat satu nama pejabat esselon II di Dinas Kominfo, tidak akan mengikuti seleksi karena sudah memasuki usia pensiun.

Sementara itu dari laman Sekretariat Kabinet, mengenai Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT), Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS). Yang ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 30 Maret 2017 menyebutkan, terdiri atas JPT utama, JPT madya dan JPT pratama.

Baca: Kemenkeu Pastikan Tak Pangkas Anggaran Gaji Ke 13 Tahun 2022

Jabatan ini berfungsi memimpin dan memotivasi setiap Pegawai ASN pada Instansi Pemerintah.

JPT utama, JPT madya dan JPT pratama itu diisi dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS). Dan setiap PNS yang memenuhi syarat mempunyai kesempatan yang sama untuk mengisi JPT yang lowong.

Namun, JPT utama dan JPT madya tertentu menurut PP ini dapat diisi dari kalangan non-PNS dengan persetujuan Presiden. Pengisiannya dilakukan secara terbuka dan kompetitif serta ditetapkan dalam Keputusan Presiden.

JPT utama dan JPT madya tertentu sebagaimana dimaksud dikecualikan untuk JPT utama dan JPT madya di bidang rahasia negara, pertahanan, keamanan, pengelolaan aparatur,negara, kesekretariatan negara, pengelolaan sumber daya alam, dan bidang lain yang ditetapkan presiden,” bunyi Pasal 106 ayat (2) PP itu.

Persyaratan untuk dapat diangkat dalam JPT dari kalangan PNS sebagai berikut.

JPT utama syaratnya yaitu memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling singkat selama sepuluh tahun, sedang atau pernah menduduki JPT madya atau JF (Jabatan Fungsional) jenjang ahli utama paling singkat dua tahun, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, usia paling tinggi lima puluh delapan tahun dan sehat jasmani dan rohani.

JPT madya yaitu memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV, memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling singkat selama tujuh tahun, sedang atau pernah menduduki JPT pratama atau JF jenjang ahli utama paling singkat dua tahun, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas dan moralitas yang baik, usia paling tinggi lima puluh delapan tahun dan sehat jasmani dan rohani.

JPT pratama yaitu memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah sarjana atau diploma IV,   memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetensi Jabatan yang ditetapkan, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling kurang selama 5 (lima) tahun, sedang atau pernah menduduki Jabatan administrator atau jenjang ahli madya paling singkat dua tahun, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, usia paling tinggi lima puluh enam tahun dan sehat jasmani dan rohani.

Sementara persyaratan untuk dapat diangkat dalam JPT dari kalangan non-PNS adalah warga negara Indonesia, memiliki kualifikasi pendidikan paling rendah pascasarjana, memiliki Kompetensi Teknis, Kompetensi Manajerial, dan Kompetensi Sosial Kultural sesuai standar kompetcnsi Jabatan yang ditetapkan, memiliki pengalaman Jabatan dalam bidang tugas yang terkait dengan Jabatan yang akan diduduki secara kumulatif paling singkat lima belas tahun, tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik paling singkat lima tahun sebelum pendaftaran, tidak pernah dipidana dengan pidana penjara, memiliki rekam jejak Jabatan, integritas, dan moralitas yang baik, usia paling tinggi lima puluh delapan tahun, sehat jasmani dan rohani dan tidak pernah diberhentikan tidak dengan hormat dari PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Republik Indonesia atau pegawai swasta.

Ketentuan yang sama juga berlaku bagi non-PNS yang akan mengisi JPT Madya, kecuali persyaratan memiliki pengalaman selama sepuluh tahun.

Menurut PP ini, pengisian JPT utama dan JPT madya dilakukan pada tingkat nasional. Semantara Pengisian JPT pratama dilakukan secara terbuka dan kompetitif di kalangan PNS sesuai dengan persyaratan.

Pengisian JPT pratama sebagaimana dimaksud dilakukan secara terbuka dan kompetitif pada tingkat nasional atau antar kabupaten atau kota dalam satu provinsi, bunyi Pasal 110 ayat (4) PP ini.

Adapun pengisian JPT utama dan JPI madya tertentu yang berasal dari kalangan non-PNS harus terlebih dahulu mendapat persetujuan Presiden serta ditetapkan dalam Keputusan Presiden.

Untuk pengisian JPT utama yang memperoleh hak-hak keuangan dan fasilitas lainnya setara menteri, menurut PP ini, dilakukan melalui seleksi terbuka dan kompetitif sesuai sistem merit dan diangkat Presiden.

Baca juga: Pemkot Palu Wajibkan 80 Persen Warga Divaksin Pekan Ini

Presiden selaku pemegang kekuasaan tertinggi pembinaan ASN dapat mengangkat JPT utama sebagaimana dimaksud melalui penugasan atau penunjukan langsung, bunyi Pasal 112 ayat (3) PP No. 11 Tahun 2017 itu.

Baca juga: 30 ASN Ikuti Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Parigi

Menurut PP ini, dalam hal terjadi penataan organisasi Instansi Pemerintah yang mengakibatkan adanya pengurangan JPT, penataan Pejabat Pimpinan Tinggi dapat dilakukan melalui uji kompetensi dari pejabat yang ada panitia seleksi.

Dalam hal pelaksanaan penataan Pejabat Pimpinan Tinggi sebagaimana dimaksud tidak memperoleh calon pimpinan tinggi yang memiliki kompetensi sesuai, pengisian JPT dilakukan melalui Seleksi Terbuka.

Baca juga: Assesment Tenaga Kontrak 2021, Disdukcapil Parimo Uji 69 Honorer

PP ini juga menegaskan, pengisian JPT yang lowong melalui mutasi dari satu JPT ke JPT yang lain dapat dilakukan melalui uji kompetensi dari pejabat yang ada.

Pengisian jabatan sebagaimana dimaksud harus memenuhi syarat yaitu satu klasifikasi, memenuhi standar kompetensi dan telah menduduki posisi paling singkat dua tahun dan paling lama lima tahun.

Untuk kepentingan penyelenggaraan pemerintahan secara nasional, Presiden berwenang melakukan pengisian jabatan melalui mutasi pada tingkat nasional, bunyi Pasal 131 ayat (6) PP ini.

Baca juga: 26 ASN Ikut Seleksi Akhir JPT Parigi Moutong

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.