Polisi Bekuk ASN Pencuri Barang Elektronik di Tolitoli

Polisi Bekuk ASN Pencuri Barang Elektronik di Tolitoli
Foto: Illustrasi Penangkapan Pelaku Kejahatan.
Jangan Lupa Share

Berita tolitoli, gemasulawesi– Tim Unit Reskrim Polsek Baolan, Polres Tolitoli, Sulawesi Tengah, menangkap seorang pelaku ASN pencuri barang elektronik.

“Pelaku SF alias AP (44) ini merupakan residivis dalam kasus yang sama,” ungkap Kasubag Humas Polres Tolitoli, AKP H Risal Bandi, di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, Selasa 2 Februari 2021.

Pelaku ASN pencuri barang elektronik itu ditangkap di kediamannya, Senin 1 Februari 2021, sekitar pukul 10.30 WITA, di kawasan Jalan Magamu, Kelurahan Baru, Kecamatan Baolan, tanpa adanya perlawanan.

Ia melanjutkan, pelaku ASN pencuri barang elektronik ditangkap berdasarkan laporan dari korban pencurian.

Baca juga: Bergulir di Pengadilan, Perkara Gencar Djarot Ancam Kebebasan

Korban dari ASN pencuri barang elektronik di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, mengaku telah kehilangan sejumlah peralatan elektronik. Kejadian itu terjadi di jalan lingkar Kelurahan Panasakan pada bulan Januari 2021.

Penangkapan itu dilakukan berdasarkan laporan Polisi serta surat perintah penangkapan 2 Februari 2021 tentang kasus pencurian, di mana pelaku masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Tolitoli.

“Pelaku akan kami jerat dengan pasal 362 KHUP tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” tuturnya.

Baca juga: Usai 11 Kali Beraksi, Pencuri Ternak di Sigi Tertangkap Polisi

Diketahui, tindak pidana pencurian yang diatur dalam Pasal 362 KUHP yang berbunyi, barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau pidana denda paling banyak sembilan ratus rupiah

Sementara pencurian dengan pemberatan diatur dalam Pasal 363 KUHP yang berbunyi, diancam dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun. Diantaranya, pencurian ternak, pencurian “pada waktu ada kebakaran, letusan, banjir gempa bumi, atau gempa laut, gunung meletus, kapal karam, kapal terdampar, kecelakaan kereta api, huru-hara, pemberontakan atau bahaya perang.

Selanjutnya, pencurian yang diatur dalam Pasal 363 KUHP yaitu pencurian di waktu malam dalam sebuah rumah atau pekarangan tertutup yang ada rumahnya, yang dilakukan oleh orang yang ada di situ tidak diketahui atau tidak dikehendaki yang berhak, pencurian yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, pencurian yang untuk masuk ke tempat melakukan kejahatan, atau untuk sampai pada barang yang diambil, dilakukan dengan merusak, memotong atau memanjat, atau dengan memakai anak kunci palsu, perintah palsu atau pakaian jabatan palsu.

Risal menambahkan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus ASN pencuri barang elektronik di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah. Polisi mencari bukti lain dengan meminta keterangan dari pelaku.

Baca juga: Usai 21 Kali Beraksi, Pelaku Pencurian di Kota Palu Tertangkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post