Asal Gadung dan Bokat, Tambahan 8 Corona Buol Sulawesi Tengah

waktu baca 6 menit
Ilustrasi Covid19

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Perkembangan data terkini positif virus corona di Sulawesi Tengah (Sulteng) bertambah menjadi 83 orang. Delapan tambahan itu berasal dari Kabupaten Buol, asal Kecamatan Gadung dan Bokat.

“Update virus corona Kabupaten Buol Sulawesi Tengah 10 Mei 2020, ODP sebanyak 49 orang, PDP tidak ada dan positif bertambah delapan orang,” ungkap Sekretaris Dinas Kabupaten Buol, dr. Marijati Ismail, saat press conference Gugus Tugas Penanganan Virus Corona Buol, Minggu 10 Mei 2020.

Tambahan positif virus corona di Buol, berdasarkan 30 sample SWAB yang dikirimkan ke laboratorium pada 5 Mei 2020 dan 14 diantaranya sudah ada hasilnya.

Dari 14 hasil SWAB laboratorium, delapan yang terkonfirmasi positif. Rinciannya, Kecamatan Gadung dua orang, Kecamatan Bokat satu orang dan Kecamatan Biau lima orang.

“Delapan orang ODP naik status, sementara tiga orang ODP negatif SWAB berturut-turut,” singkatnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buol Muhammad Rizal Naukoko, SSI, Apt., M.Kes mengatakan, tentunya dengan hasil ini memberikan gambaran terkait pentingnya penanganan virus corona di Kabupaten Parigi Moutong.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan warga adalah menerima langkah tenaga kesehatan untuk melakukan tracking virus corona.

“Saya menghimbau kepada warga, untuk membantu memutus mata rantai penyebaran virus corona di Buol Sulteng,” tuturnya.

Kalau upaya itu diterima warga dengan baik, sehingga pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar dan segera melakukan berbagai tindakan medis dari hasil tracking.

Kepala RSUD Mokoyurli Kabupaten Buol dr. Arianto Panambang mengatakan, kami mohon dukungan penuntasan tugas di Gugus Tugas Penanganan Virus Corona.

Masih ada dua pekerjaan besar yang mesti dilaksanakan pasca penetapan positif virus corona hingga keluarnya surat penetapan sembuh, yaitu pertama pelaksanaan alur tracking selanjutnya.

“Kami harap kerjasamanya pada alur tracking terbaru agar seluruh orang terpapar dengan positif virus corona, bisa segera diketahui status kesehatannya,” tegasnya.

Kemudian, tahap selanjutnya adalah secepatnya melakukan pengambilan SWAB bagi seluruh ODP yang telah dilakukan Rapid Test.

Pengambilan SWAB pertama untuk mentukan status terpapar virus corona atau sebaliknya dan uji kedua untuk memastikan hasil pemeriksaan mendapatkan hasil negatif.

Pihaknya menghimbau, agar warga taat kepada seluruh himbauan pemerintah terkait protokol kesehatan selama pandemi virus corona.

“Semoga dengan kerjasama yang baik antara seluruh pihak di Kabupaten Buol Sulteng, maka dapat segera memutus mata rantai wabah virus corona,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.