Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Aparat Kepolisian Amankan 88 Kilogram Sabu dari Sindikat di Makassar

Aparat Kepolisian Amankan 88 Kilogram Sabu dari Sindikat di Makassar
Foto: Narkoba jenis sabu.

Gemasulawesi– Bandar narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba) lolos dari penggrebekan kepolisian di Kota Makassar, meski demikian polisi mengamankan 88 kilogram narkoba jenis sabu dari sindikat itu.

Hal ini diungkap Kapolda Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Merdisyam dalam jumpa pers di markas Polda Sulawesi Selatan, di Makassar, Selasa 31 Agustus 2021.

Kepolisian, kata Kapolda, selain mengamankan puluhan sabu juga menangkap dan menahan tujuh orang yang diduga selaku anggota sindikat.

Baca juga: Bekuk Pengedar, Polisi Temukan Puluhan Gram Sabu di Tolitoli

“(Bandar lolos karena) ini adalah sel terputus,” sebut Kapolda.

Menurut Kapolda, pengungkapan kasus sabu dari sindikat di Makassar ini bermula dari ditangkapnya empat terduga pelaku di Makassar, September 2020. Mereka adalah M Albi Farid, Andi Saldy Mansyur, Achmad Toto, dan Munadjid Muchtar.

Dari tangan mereka, kata Kapolda, kepolisian menyita tas ransel berisi 15 kantung plastik berisi sabu dengan berat 13,8 kilogram dan 30 bungkus plastik lainnya berisi 2.994 pil ekstasi.

Dari sini, kepolisian mengembangkan penyelidikan. Polisi lalu menyita 40 kilogram sabu dan 4.000 pil ekstasi di salah satu hotel di kawasan Jalan Veteran, Makassar, Rabu 25 Agustus 2021. Dua terduga pelaku, SYF (37 tahun) dan ABJ (24 tahun) diamankan.

Pada hari Sabtu 28 Agustus 2021 dini hari, polisi meringkus lagi terduga pelaku, FTR (28 tahun). Pelaku ditangkap di salah satu hotel di Makassar. Dari tangannya, polisi menyita 35 kilogram sabu dan 30 ribu pil ekstasi.

Baca juga: Polisi Gagalkan Pengiriman Sabu dari Sumut ke Jakarta

Kepolisian tetap mengembangkan penyidikan

Meski bandar narkotikanya lolos, kata Kapolda, kepolisian tetap mengembangkan penyidikan.

Jaringan ini, menurut Kapolda, mendapatkan 75 kilogram sabu dan 34 ribu pil ekstasi dari Kota Surabaya.

“Jadi mereka ini membawa truk seolah-olah kendaraan ekspedisi. Padahal isinya itu adalah koper ini yang dibawa ke Surabaya,” kata Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes E Zulpan.

Ketika di Surabaya, tambah Kabid Humas, kurir itu mengisi koper itu dengan sabu dan ekstasi. Kemudian mereka kembali ke Makassar dengan melewati jalur yang sama. (****)

Baca juga: Napi Jadi Otak Peredaran 12,6 Kg Sabu di Lapas Bontang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post