Apa Saja Tuntutan Aksi Demo Warga Desa Tomoli Utara?

0
92
Apa Saja Tuntutan Aksi Demo Warga Desa Tomoli Utara?
Demo Aliansi Warga Desa Tomoli Utara (Foto: Ist)

Parimo, gemasulawesi.com Warga Desa Tomoli Utara Kecamatan Toribulu yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Tomoli Utara (AMARA), melakukan demonstrasi ajukan sejumlah tuntutan.

Aksi demonstrasi AMARA dipimpin langsung Koordinator lapangan (Korlap), Andi Rizky. Aksi dilakukan di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi moutong (Parimo), Jumat, 6 September 2019.

“Tuntutan warga telah kami sampaikan kepada Bupati Parimo. Namun, hingga saat ini belum ada respon positif,” ungkap Andi Rizky.

Ia melanjutkan, tuntutan AMARA pun sudah diajukan kepada Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades (TPSP).

Pihaknya menganggap, Kaharuddin selaku Kades terpilih mesti didiskualifikasi. Pasalnya, Kaharuddin telah melanggar aturan.

Dalam aksinya, AMARA mengajukan lima tuntutan kepada Pemerintah daerah (Pemda) dan DPRD Parimo. Poin tuntutannya antara lain:

  1. Menolak pelantikan Kepala Desa Tomoli Utara;
  2. Wajib melaksanakan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Kepala Desa Tomoli Utara;
  3. Mencabut jabatan Camat Toribulu saat ini;
  4. Melakukan tindakan tegas kepada oknum DPRD Parimo yang terindikasi telah melakukan intervensi kepada warga Desa Tomoli Utara, dalam prosesi pemilihan Kepala desa beberapa waktu lalu;
  5. Menggugat Peraturan bupati (Perbup) nomor 38 Tahun 2018 tentang perubahan kedua atas Perbup nomor 47 Tahun 2015. Tentang petunjuk pelaksanaan tata cara pencalonan, pemilihan, pengangkatan, pelantikan dan pemberhentian Kepala desa.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Parimo sementara, Faisan Badja yang menerima perwakilan AMARA, mengatakan akan segera memfasilitasi aspirasi warga kepada OPD terkait.

“InsyaAllah tuntutan warga Desa Tomoli Utara melalui AMARA akan kami lakukan pendampingan dan sampaikan kepada Bupati Parimo,” tegasnya.

Akhirnya setelah rapat dengar pendapat dengan AMARA, DPRD Parimo mengeluarkan dua rekomendasi.

Rekomendasinya adalah meminta Bupati Parimo menunda pelantikan dan meminta pelaksanaan PSU pemilihan Kades Tomoli Utara.

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan