Antisipasi Wabah PMK, Pemkot Makassar Gelar Sosialisasi Perwali

waktu baca 2 menit

Berita Sulawesi Selatan, gemasulawesi – Antisipasi wabah adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar melalui Perusahaan Daerah (PD) Rumah Potong (RPH) menggelar sosialisasi Peraturan Walikota (Perwali) Nomor K.

Hal itu diungkapkan Sekretaris Pemerintah Kota Makassar M Ansar di Makassar, pada Sabtu 25 Juni 2022.

“Sosialisasi Perwali ini terkait dengan jaminan kualitas daging halal (ASUH) yang aman, utuh dan lengkap yang layak dikonsumsi masyarakat,” ucap Sekretaris Pemerintah Kota Makassar, M Ansar, pada Sabtu 25 Juni 2022.

Disebutkan dalam Perwali bahwa sosialisasi dilakukan dengan tujuan untuk menanamkan pemahaman tentang distribusi daging yang sehat pada pihak terkait, terutama kepala pasar, camat ke bawah.

Baca: Bus Masuk Jurang di Tasikmalaya, Tim SAR Cari Korban Hilang

Melalui sosialisasi ini diharapkan informasi tersebut cepat diasimilasi oleh masyarakat, khususnya pedagang daging, sehingga lebih berhati-hati jika membeli daging dari pedagang yang jaminan distrubutornya tidak jelas.

Hal ini mengingat bahwa latar belakang diadakannya Perwali adalah untuk antisipasi penyebaran wabah penyakit hewan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang dapat mengancam manusia, hewan dan lingkungan.

Selain itu, dia mengimbau camat dan jajarannya untuk menata penjualan hewan kurban di wilayahnya jelang Idul Adha 1443 Hijriah.

“Tujuannya agar tidak terjadi kekacauan dan mengganggu lingkungan,” jelasnya.

Oleh karena itu, 14 kecamatan yang tersebar di Kota Makassar diminta menetapkan gerai ternak Qurban agar tidak semrawut, termasuk pemantauan secara berulang. (*Ikh)

Baca: Warga Nekat Tangkap Buaya Raksasa di Buton Pakai Tali Nilon

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.