Antisipasi Penyakit, Dinkes Parigi Moutong Fogging Lokasi Banjir

waktu baca 2 menit
Foto Istimewa

Berita Parigi Moutong, gemasulawesi – Antisipasi penyakit, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Parigi Moutong, Provinsi Sulawesi Tengah, melakukan fogging juga penyemprotan desinfektan di lokasi bencana banjir bandang Desa Torue guna menghilangkan bau dan mencegah munculnya lalat dan jentik nyamuk.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan di Torue, Rabu 03 Agustus 2022.

“Karena tempat itu mulai bau pasca banjir dan untuk mencegah munculnya lalat dan nyamuk, saya sebagai kepala dinas memerintahkan sekretariat dan staff dinas kesehatan untuk lakukan fogging di lokasi banjir,” ucap Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong, Ellen Ludya Nelwan di Torue, Rabu 03 Agustus 2022.

Menurut Ellen, fogging dan penyemprotan disinfektan diprioritaskan di sejumlah titik pengungsian di kawasan tersebut. Untuk menghindari munculnya lalat dan nyamuk. Termasuk nyamuk demam berdarah.

Baca: Perbaikan Pipa SPAM Rusak Akibat Terseret Banjir Bandang Torue

Ia mengatakan, penyemprotan disinfektan dan fogging dilakukan untuk mencegah munculnya nyamuk dan lalat serta menghilangkan bau tak sedap di titik-titik pengungsian.

Kegiatan ini, lanjutnya, akan berlangsung hingga Sabtu, 06 Agustus 2022. Bahkan, seluruh wilayah Kecamatan Torue akan dilakukan fogging juga penyemprotan disinfektan.

Ia juga menjelaskan, fogging adalah penyemprotan pestisida untuk membunuh nyamuk secara menyeluruh. Fogging juga merupakan salah satu upaya untuk mencegah timbulnya demam berdarah dengue atau DBD.

Menurut dia, kegiatan tersebut melibatkan tiga orang petugas dari dinas kesehatan binaan Politeknik Kesehatan (Poltekes) Palu.

“Mereka Poltekkes Palu mengirimkan tenaga kesehatan lingkungan (Kesling),” katanya. (*/Ikh)

Baca: Huntara Warga Korban Banjir Bandang Torue Bakal Disiapkan

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.