2Banner GIF 2021

Anleg Tanjung Barat Jadi Tersangka Kasus Pencurian Kelapa Sawit

Anleg Tanjung Barat Jadi Tersangka Kasus Pencurian Kelapa Sawit
Foto: Ilustrasi garis polisi.

Berita nasional, gemasulawesi– Polda Jambi menetapkan seorang Anleg Tanjung Barat berinisial BA sebagai tersangka kasus pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit milik PT Produk Sawit Indo (PSI).

“Awalnya, cuman ditahan 1×24 jam saja, untuk diperiksa lanjutan. Dan sekarang bersangkutan hanya ditetapkan wajib lapor atau tahanan luar. Namun, statusnya masih tersangka,” ungkap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jambi, Kombes Kaswandi Irwan, saat dihubungi, Senin 28 Juni 2021.

BA Anleg Tanjung Barat ditetapkan tersangka, bukan selaku wakil rakyat. Namun, sebagai ketua Koperasi Serba Usaha Pelanggan Jaya (KSUPJ) di Tanjabbar Jambi, setelah dua kali diperiksa polisi

“Jadi bukan karena dia selaku anggota dewan, namun karena ketua koperasi itu. Iya juga selalu kooperatif setiap diperiksa. Sekarang kasus ini, tinggal pengiriman berkas BA ke Jaksa Penuntut Umum (JPU),” tuturnya.

Selain BA, polisi juga menetapkan tiga tersangka merupakan pegawai di koperasi KSUPJ itu. Yakni Wakil Ketua Koperasi Serba Usaha Pelang Jaya (KSUPJ), berinisial A, lalu S sebagai Sekretaris koperasi, dan M adalah Bendahara koperasi.

“Jadi bersangkutan ini, awalnya itu kita periksa, lalu kita tetapkan tersangka. Kemudian dari tersangka kita jemput untuk lakukan penahanan 1×24 jam. Dari penahanan sementara kita periksa lagi. Kemudian berdasarkan pertimbangan, bersangkutan kita jadikan tahanan luar. Namun masih status tersangka, apalagi berkas kasusnya sudah dilimpahkan ke Jaksa juga. Profesi tersangka juga sudah jelas, selaku anggota dewan kan, tak mungkin kemana-mana,” sebutnya.

Baca juga: BPK Periksa Belanja Dana Penanggulangan Covid-19 Kota Palu

Penetapan BA sebagai tersangka ini merupakan tindaklanjut dugaan kasus pencurian dilaporkan pada 22 Februari 2021 lalu.

Laporan itu dilayangkan lantaran pihak perusahaan telah mengalami kerugian sebesar 100 ton lebih buah sawit, atau senilai Rp 200 jutaan.

Saat ini kasus dugaan pencurian ini sudah dilimpahkan ke pihak kejaksaan.

“Tiga tersangka pegawai koperasi kini sudah ditahan di Kejati tinggal nunggu jadwal sidang saja. Untuk BA tinggal pengiriman berkas saja,” tutupnya. (***)

Baca juga: Minyak Kelapa Sawit Diklaim Sumbang Devisa USD 15 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post