Anies Baswedan Rilis Video Pernyataan Terkonfirmasi Positif Covid 19

waktu baca 2 menit
Tangkapan Layar Akun Twitter Anies Baswedan.

Berita Jakarta, gemasulawesi- Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merilis video mengumumkan diri terkonfirmasi positif covid 19 pada hari Selasa 1 Desember 2020.

Dalam video yang dirilis pada youtube resmi miliknya, Anies Baswedan meminta kepada yang telah melakukan kontak erat dengan dirinya dalam beberapa hari terakhir untuk melakukan isolasi mandiri serta mengikuti tes SWAB.

Baca juga: Hoax Video Pasien Positif Corona di Sulawesi Tengah Meninggal

“Saat ini saya sudah menjalani proses isolasi mandiri di rumah jabatan Gubernur, terpisah dari keluarga. Semua tugas-tugas kewajiban kantor saya akan laksanakan dengan cara virtual,” terangnya.

Ia menjelaskan, saat mendengar Wagub DKI Jakarta dinyatakan terkonfirmasi positif, dirinya langsung berinisiatif pada hari Minggu 29 November 2020 melakukan SWAB anti gen dan hasilnya negatif.

Baca juga: Bertambah Enam Kasus Baru Corona Sulawesi Tengah

Selanjutnya pada hari Senin 30 November 2020, dirinya kembali melakukan SWAB PCR sebagai konfirmasi dari hasil tes SWAB anti gen sebelumnya.

“Dini hari saya mendapatkan kabar hasilnya terkonfirmasi positif covid 19, Saya memilih untuk mengumumkan pada kesempatan yang sama pada pagi hari ini,” ungkapnya.

Baca juga: Kasus Covid 19 Sulawesi Tengah Bertambah, Dua dari Kota Palu

Anies Baswedan mengatakan, itu dilakukan sesuai dengan penanganan covid 19 sebelumnya, sejak bulan Maret selalu akan disampaikan informasi apa adanya secara terbuka dan transparan.

Anies Baswedan sejak mengetahui terkonfirmasi positif covid 19 mengungkapkan kondisi kesehatannya dalam kondisi baik, tidak menunjukkan gejala berat terinfeksi Covid 19.

“Alhadulillah, tidak ada gejala, setelah konsultasi dengan dokter sesuai dengan arahannya, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan,” jelasnya.

Baca juga: Hari Ini, 88 Orang Dinyatakan Positif Covid 19 di Sulteng

Sesuai protokol Kesehatan yang berlaku, maka unit kantor gubernur akan ditutup, sebagaimana unit kantor wakil gubernur yang juga telah ditutup.

Sementara untuk kantor utama Gedung balai kota akan tetap beroperasi karena terpisah jauh dari kedua unit kantor gubernur dan wakil gubernur.

Baca juga: Pilgub Sulteng 2020, Menakar Peluang ‘Head to Head’

“Tentu dengan penerapan protokol Kesehatan yang ketat kantor utama Gedung balai kota akan tetap menjalankan tugas-tugas pemerintahan,” tegasnya.

Ia juga memohon do’a dari seluruh warga agar bisa cepat pulih sehingga bisa kembali bekerja penuh, sekaligus mengingatkan kepada warga jika covid 19 itu masih ada dan bisa menghampiri siapa saja.

“Mari kita tetap disiplin menggunakan masker, mencuci tangan secara rutin dan menjaga jarak. Ikhtiar itu harus dilakukan untuk kita sama-sama menjaga dari resiko penularan,” himbaunya.

Baca juga: Haris Kariming Jadi Tersangka Perkara Video Ancaman di Media Sosial

Laporan: Naufal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.