Perbaiki Jembatan Rusak, BNPB Setujui Anggaran 4 Miliar Rupiah

waktu baca 7 menit
Foto: Jembatan Darurat Desa Gangga Parigi Moutong.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Guna memperbaiki jembatan rusak di Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nasional atau BNPB setujui bantu anggaran senilai 4 Miliar Rupiah.

“Dari beberapa jembatan yang diusulkan, hanya tiga mendapat persetujuan anggaran dari BNPB,” ungkap Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Parigi Moutong, I Wayan Mudana, beberapa waktu lalu.

Ia menerangkan, ada beberapa titik jembatan yang putus pasca bencana banjir selama tahun 2020 yang sempat diusulkan mendapat anggaran ke BNPB.

DPUPRP Parigi Moutong melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Parigi Moutong mengusulkan untuk mendapatkan anggaran memperbaiki jembatan melalui Bantuan Dana Siap Pakai kepada BNPB.

Baca juga: DPUPRP Usul Empat Jembatan Rusak Dapat Bantuan BNPB

“Tiga jembatan mendapat anggaran adalah jembatan Baliara-Parigi Mpu’u, jembatan Desa Air Panas dan Jembatan Desa Gangga,” urainya.

Dana Siap Pakai adalah dana yang selalu tersedia dan dicadangkan oleh Pemerintah untuk digunakan pada saat tanggap darurat bencana sampai dengan batas waktu tanggap darurat berakhir.

Dasar Pemberian Dana Siap Pakai

Pemberian Dana Siap Pakai berdasarkan pada penetapan status kedaruratan bencana, usulan daerah perihal permohonan dukungan bantuan, laporan Tim Reaksi Cepat BNPB, hasil Rapat Koordinasi atau inisiatif BNPB.

Penggunaan Dana

Dana Siap Pakai digunakan sesuai kebutuhan tanggap darurat terbatas pada pengadaan barang dan atau jasa (PP Nomor 22 Tahun 2008 Pasal 17) antara lain pencarian dan penyelamatan korban bencana.

Baca: 418 Pejabat Fungsional Pemprov Sulawesi Tengah Dilantik Gubernur

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk kegiatan pencarian dan penyelamatan korban bencana meliputi transportasi tim pencarian dan pertolongan korban berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara dan atau pembelian BBM.

Yang dimaksud dengan transportasi darat antara lain motor, mobil, truk dan bus.

Yang dimaksud dengan transportasi laut atau sungai antara lain perahu, motor boat dan kapal.

Yang dimaksud dengan transportasi udara, antara lain helicopter dan pesawat terbang.

Sarana transportasi ini diperlukan oleh tim atau regu penolong yang tergabung dalam pencarian dan penyelamatan korban bencana.

Tidak diperkenankan untuk membeli alat transporasi kecuali perahu, gethek dan rakit.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk kegiatan pencarian dan penyelamatan korban bencana meliputi peralatan, berupa pembelian dan atau sewa peralatan SAR.

Yang dimaksud dengan peralatan SAR antara lain sepatu bot, masker, tali temali, lampu senter, genset mobile, kabel, lampu, alat berat dan peralatan SAR lainnya.

Pertolongan darurat

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pertolongan darurat meliputi pengadaan barang dan jasa/sewa peralatan darurat termasuk alat transportasi darurat darat, laut, dan udara.

Yang dimaksud dengan pertolongan darurat adalah segala upaya yang dilakukan dengan segera untuk mencegah meluasnya dampak bencana.

Pengadaan, bahan, dan jasa berupa peralatan dan atau bahan serta jasa yang diperlukan untuk pembersihan puing atau longsor, perbaikan tanggul, serta perbaikan atau pengadaan rintisan jalan atau jembatan atau dermaga darurat dan peralatan lainnya.

Evakuasi korban bencana

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk evakuasi korban bencana meliputi mobilisasi korban, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara dan atau pembelian BBM.

Sarana transportasi tersebut diperlukan untuk menolong korban yang perlu dipindahkan ke tempat yang lebih aman.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk evakuasi korban bencana juga meliputi alat dan bahan evakuasi, berupa peralatan dan atau bahan evakuasi.

Yang dimaksud dengan peralatan dan bahan evakuasi antara lain: kantong mayat, tandu, tali temali, sarung tangan, formalin, peralatan dan bahan evakuasi lainnya.

Kebutuhan air bersih dan sanitasi

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi meliputi pengadaan air bersih, baik pengadaan air bersih di lokasi bencana maupun mendatangkan dari luar.

Yang dimaksud dengan pengadaan air bersih adalah mengambil dan atau membeli air bersih termasuk melakukan proses penyaringan.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan air bersih dan sanitasi juga meliputi pengadaan atau perbaikan sanitasi berupa perbaikan atau pembuatan saluran air buangan untuk MCK dan drainase lingkungan.

Kemudian, untuk pengadaan MCK darurat.

Alat dan bahan pembuatan air bersih, berupa peralatan yang diperlukan dalam penyediaan air bersih dan sanitasi.

Transportasi, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara, dan atau pembelian BBM untuk pengiriman air bersih, pengiriman peralatan dan bahan yang diperlukan dalam penyediaan air bersih, dan peralatan sanitasi ke lokasi penampungan.

Pangan

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan pangan meliputi pengadaan pangan, berupa makanan siap saji dan penyediaan bahan makanan.

Yang dimaksud dengan makanan siap saji seperti nasi bungkus, roti dan sejenisnya.

Dalam penyediaan pangan perlu diperhatikan keperluan pangan khusus untuk bayi, ibu hamil, ibu menyusui dan lansia.

Yang dimaksud dengan pangan adalah makanan dan bahan pangan untuk korban bencana dan tim penolong.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan pangan juga meliputi pengadaan dapur umum, berupa dapur lapangan siap pakai, alat dan bahan pembuatan dapur umum seperti batu bata, semen, tenda, dan perlengkapan dapur umum lainnya, termasuk didalamnya adalah pengadaan perlengkapan makan darurat.

Dan juga meliputi transportasi untuk distribusi bantuan pangan, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara dan atau pembelian BBM.

Sarana transportasi itu diperlukan untuk pengiriman pangan dari tempat lain ke lokasi kejadian, maupun dari dapur umum ke tempat pengungsian dan atau tempat terisolir, termasuk pengiriman alat dan bahan pengadan dapur umum.

Sandang

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan sandang meliputi pengadaan sandang, berupa pakaian umum dewasa dan anak, perlengkapan sandang bayi, keperluan tidur, dan perlengkapan khusus wanita dewasa.

Yang dimaksud dengan pakaian umum dewasa dan anak antara lain celana, daster, kaos, seragam dan sepatu anak sekolah, dan sejenisnya.

Yang dimaksud dengan sandang bayi antara lain popok, bedongan, selendang, selimut bayi, kelambu untuk bayi dan sejenisnya.

Yang dimaksud dengan keperluan tidur antara lain kain sarung, kain, selimut, piyama, dan sejenisnya.

Yang dimaksud dengan perkengkapan khusus wanita dewasa adalah pembalut wanita dan sejenisnya.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pemenuhan kebutuhan sandang juga meliputi transportasi untuk distribusi bantuan sandang, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara dan atau pembelian BBM.

Sarana transportasi tersebut diperlukan untuk pengiriman bantuan sandang dari tempat lain ke lokasi kejadian.

Pelayanan kesehatan

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk pelayanan kesehatan meliputi pengadaan obat-obatan, termasuk didalamnya perlengkapan untuk fogging.

Pengadaan peralatan hygiene seperti sabun, shampo, sikat gigi, pasta gigi dan sejenisnya.

Transportasi untuk distribusi bantuan obat-obatan, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara, dan atau pembelian BBM.

Sarana transportasi tersebut diperlukan untuk pengiriman bantuan obat-obatan dari tempat lain ke lokasi kejadian.

Baca juga: Sulawesi Tengah Terima Bantuan Sarana Alat Kesehatan

Penampungan serta tempat hunian sementara

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk penampungan serta tempat hunian sementara meliputi pengadaan tenda, perlengkapan tidur, dan sarana penerangan lapangan.

Dalam pengadaan tenda perlu memperhatikan tenda khusus untuk kelompok rentan (wanita, balita, lansia, penyandang cacat).

Baca juga: Tiga Wartawan Palu Dipukul Saat Demo Tolak Omnibus Law

Perlangkapan tidur adalah bantal, guling, alas tidur (matras/velbed/tikar), selimut, dan sejenisnya.

Sarana penerangan antara lain genset, kabel, lampu dan sejenisnya.

Alat dan bahan, berupa peralatan dan bahan yang diperlukan untuk pembuatan tempat penampungan dan tempat hunian sementara, seperti alat pertukangan sederhana.

Transportasi dalam rangka distribusi peralatan untuk pengadaan penampungan serta tempat hunian sementara, berupa sewa sarana transportasi darat, air, udara, dan atau pembelian BBM.

Baca juga: Kampanye Lawan Covid-19, Polda Sulteng Bagikan 400 Ribu Masker

Sarana transportasi tersebut diperlukan untuk pengiriman bantuan peralatan dan bahan pengadaan penampungan dan tempat hunian sementara dari tempat lain ke lokasi kejadian.

Penggunaan Dana Siap Pakai untuk penanganan darurat lainnya termasuk bantuan kemanusiaan, dimungkinkan sesuai dengan arahan atau kebijakan pimpinan.

Bentuk Bantuan Dana Siap Pakai

Pengadaan barang dan atau jasa yang bersumber dari Dana Siap Pakai dapat diberikan kepada daerah yang terkena bencana dalam bentuk Dana (uang tunai atau giro), peralatan dan logistik, bantuan transportasi (darat, air, udara) dan bantuan sumberdaya manusia (jasa).

Baca juga: Parimo Kampanye Gerakan “Ayo Pakai Masker dan Cuci Tangan”

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.