Ancaman Abrasi Pantai, Warga Desa Lebo Minta Perhatian Pemda

0
216
Ancaman Abrasi Pantai, Warga Desa Lebo Minta Perhatian Pemda
Harun Manawa, warga Desa lebo (Foto: Ist)

Parimo, gemasulawesi.com Ancaman abrasi pantai, warga Desa Lebo Kecamatan Parigi, Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), meminta perhatian serius Pemerintah daerah (Pemda).

Harun Manawa, salah seorang warga Desa Lebo, mengatakan kondisi pesisir pantai Desa Lebo saat ini sangat memprihatinkan.

“Dengan kondisi air laut pasang, tentu sangat mengancam rumah penduduk di sekitar wilayah pesisir,” ungkapnya di lokasi abrasi pantai Desa lebo, Minggu, 20 Juli 2019.

Ia melanjutkan, warga desa minta kepada Pemda Parimo terkhusus kepada Dinas PUPR Parimo, untuk melakukan tindakan pencegahan ancaman abrasi Pantai Desa Lebo.

Pesisir Desa Lebo yang berjarak kurang lebih  20 meter dari jalan Trans Sulawesi, sangat rentan dengan hantaman ombak jika air pasang. Sehingga warga sangat khawatir jika tidak ada tanggul abrasi penahan ombak.

Selain itu, kondisi abrasi pantai sewaktu-waktu dapat mengancam pemukiman warga. Apalagi, saat ini sudah memasuki musim timur air laut pasang yang sangat mengkhawatirkan warga.

“Kalau kita lihat tahun sebelumnya, pesisir Pantai Lebo kondisi air laut masih jauh. Namun kini sudah mendekat serta mengikis pohon kelapa dan pohon ketapang yang ada disekitar pesisir pantai,” jelasnya.

Desa Lebo selain rumah penduduk juga ada sejumlah sarana strategis berupa hotel dan penginapan dan sarana lainya. Sarana tersebut dibangun tak jauh dari pesisir pantai.

“Kami sebagai warga yang tinggal disini sangat berharap jika Dinas PUPR Parimo untuk membuat tanggul penahan ombak. Sehingga, abrasi pantai Desa Lebo tercegah dari potensi kerusakan yang merugikan akibat hantaman ombak jika air laut pasang,” tuturnya.

Sementara itu, terkait keluhan warga Desa Lebo, upaya konfirmasi kepada pejabat Dinas PUPR belum bisa didapatkan. Sehubungan sedang tidak berada di tempat.

Laporan: Sidik

Tinggalkan Balasan