Tega, Anak Usia 7 Tahun Dibunuh Ibu Kandungnya

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Karni Utami Dalam Sel Usai Membunuh Anak Sendiri. (Foto/Istimewa)

Brebes – Karni Utami berusia (35) membuat warga brebes kaget, Diduga akibat depresi, membunuh anaknya sendiri berinisial (AT) usia 7 Tahun.

Bukan hanya anaknya yang berinisial AT, ada dua anak berinisial, SA berumur 10 tahun dan EM berumur 4,5 tahun menjadi target penganiayaan. Tetapi mereka berhasil diselamatkan oleh warga sekitar walaupun sempat mengalami luka bagian dada dan leher.

Karni sekarang diamankan oleh pihak yang berwajib oleh Mapolres Brebes. Kepolisian sementara memeriksa beberapa saksi-saksi untuk mendalami kasus tersebut.

Baca: Bocah Yatim Piatu Jadi Korban Pemerkosaan, Pelaku Melarikan

Ibu Karni Utami di viralkan di media sosial Tiktok oleh @randomlahpokonya. Diduga video itu dibuat saat Karni sudah dalam sel penahanan.

Di video tersebut Karni Utami buka bicara, “Saya ingin bertobat, sebelum mati,” katanya dikutip dari video tiktok itu, Senin, 21 Maret 2022.

“Aku ingin menyelamatkan anak aku agar tidak dimarah-marah,” kata dia.

Disaat mendapatkan berita tersebut, laki-laki yang di sangka merekam video bertanya kepada ibu tersebut, bagaimana cara menyelamatkanya?

Baca: Dinkes Belum Jadwalkan Vaksinasi Anak Parigi Moutong

“Daripada anak saya kena marah-marah mending saya bunuh saja, dengan begitu anak saya tidak merasakan kesedihan karena di bentak-bentak,” Ujar Karni Utami

“sekarang menjadi sedih, bagaimana cara agar tidak sakit lagi?

“Aku tidak mau anakku nanti merasakan sakit mendingan mati, agar tida merasakan sakit seperti aku dari kecil, tidak ada yang mengetahui diriku memendam rasa sakit berpuluhan tahun,” kata Karni Utami.

Terlihan raut wajah di dalam video tersebut Karni Utami merasa sedih, awalnya wajah karni senyum-senyum Ia mengaku tidak gila.

Baca: Miguel Oliveira Menang, di Balapan Perdana MotoGP Mandalika 2022

Setelah itu, wajahnya kemudian menjadi sedih disaat menyebut dirinya membunuh anaknya sendiri untuk meyelamatkannya.

Dalam pengakuannya, alasan membunuh karena tidak ingin kasi sayang suami akan terbagi sama anaknya.

Ia mengatakan, suaminya ada tuntutan lembur dari tempat kerja, jika tidak lembur maka akan dipecat.

Awalnya diberitakan, tetangga korban, Novi berusia 42 tahun mengaku mendengarkan jeritan anak berasal dari dalam rumah setelah Sholat Subuh. Anak tersebut minta tolong dan akhirnya tetangga mendegarkan teriakan anak tersebut.

Baca: Gempa 5,0 SR Buol, Dirasakan III MMI di Parimo

Akhirnya tetanga mendobrak pintu rumah dan melihat anak tengah atau anak ke 2 pelaku pembunuhan sudah meninggal dunia akibat terluka oleh benda tajam di leher. Saksi atau tetangga melihat ibunya atau pelaku masih dengan keadaan memakai mukena.

Anaknya yang yang pertama, SA 10 tahun dan anak ke 3 EM 4,5 tahun bersembunyi dalam kamar dan mengunci pintu kamar.

“Keduanya bisa menyelamatkan diri dari ibunya yang sudah membabi buta, walaupun dalam keadaan terluka,” ucap Novi.

Kedua anak tersebut SA 10 tahun dan EM 4,5 tahun di bawa ke puskesmasTonjong guna dirawat. Pelaku bisa diamankan oleh tetangga sekitar yang mendapatkan kejadian tersebut dan dibawa ke Mapolsek Tonjong Brebes. (*)

Baca: Pelaku Pembunuhan Teman Sendiri Diancam 15 Tahun Penjara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.