2Banner GIF 2021

AMPK Kasimbar Kirim 1,5 Ton Logistik Beras ke Sulbar

AMPK Kasimbar Kirim Logistik 1,5 Ton Beras ke Sulbar
Foto: Donasi Kemanusiaan AMPK Kasimbar untuk Sulbar.

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Aliansi Masyarakat Peduli Kemanusiaan atau AMPK Kecamatan Kasimbar, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, kirim logistik beras ke Provinsi Sulbar.

“Donasi yang terkumpul sekitar 1,5 ton beras dan bahan pokok lainnya,” ungkap Ketua AMPK Kasimbar Kabupaten Parigi Moutong, Mahyuddin via sambungan telepon, Jumat 22 Januari 2021.

Ia mengatakan, tim AMPK Kasimbar peduli korban gempa berangkat membawa sejumlah bantuan kemanusiaan termasuk logistik beras, 21 Januari 2021, menuju Provinsi Sulbar.

Setiba di Sulbar, tim rencananya akan mendirikan dapur umum di luar Kota Mamuju, tepatnya di Kalukku.

Baca juga: Akses Jalan Ulumanda, Warga Minta Penanganan Darurat

Dari titik dapur umum itu, kemudian AMPK Kasimbar akan menyalurkan bantuan dalam bentuk makanan siap saji ke titik pengungsian.

“Selain logistik, tim kemanusiaan AMPK Kasimbar yang diturunkan ke Sulbar sebanyak 21 orang,” jelasnya.

Tim AMPK Kasimbar kata dia, dilengkapi APD dan rapid tes. Hal itu sebagai upaya tetap menjalankan protokol kesehatan ditengah pandemi covid 19.

Tim AMPK mendirikan posko di Mamuju atas asessment tim sebelumnya. Pihaknya akan bertahan selama 14 hari di Mamuju, Sulbar.

“Penyaluran bantuan kemanusiaan Tim AMPK kasimbar hanya berkutat di Mamuju, tidak akan sampai ke Majene,” terangnya.

Tim kemanusiaan AMPK Kasimbar ini, tidak mendapat pengawalan Polres Parigi Moutong, Sulawesi Tengah. Pasalnya, Polres sudah kekurangan personil.

Namun, pihaknya sudah berkomunikasi dengan tim di Sulbar untuk mendapat pengawalan mulai dari perbatasan Sulteng – Sulbar hingga tiba ke Mamuju.

Baca juga: Parimo Bantu Lima Desa Terisolasi di Sulbar

Parimo Kirim Bantuan untuk Lima Desa Terisolasi di Sulbar

Tim Kemanusiaan Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Peduli Bencana Alam Sulawesi Barat, kirim bantuan untuk lima desa di Majene dan Mamuju.

“Kelima desa itu adalah lokasi yang menjadi prioritas. Karena tempatnya terpencil dan terisolasi,” ungkap Koordinator penghimpunan, penggalangan dana dan pendistribusian, Krisdaryadi Ponco Nugroho.

Baca juga: Pemda Parimo Akan Kirim Bantuan Logistik Korban Gempa Majene

Kelima desa terisolasi yang mendapat bantuan kemanusiaan dari Kabupaten Parimo diantaranya, Desa Tandealo, Desa Panggalo, Desa Ulumanda dan Desa Popenga Kecamatan Ulumanda, Kabupaten Majene. Serta, Desa Bambu di Kabupaten Mamuju.

Bantuan logistik beras dikirim terbanyak adalah bahan pokok berupa beras. Rincinnya, Desa Panggalo 656 kg, Desa Popenga 658 kg, Desa Ulumanda 700 Kg dan Desa Tandeallo 1250 kg di Kecamatan Ulumanda, Majene. Sementara di Desa Bambu Kabupaten Mamuju sebanyak 1 ton.

“Selain lima desa prioritas terdapat tiga desa penyeimbang yang juga terdampak,” jelasnya.

Tim Kemanusiaan Peduli Bencana Alam Sulawesi Barat hari ini telah mendata jumlah donasi dalam bentuk logistik beras sebanyak 15 Ton beras dan kebutuhan lainnya. Serta uang tunai senilai 50 Juta Rupiah.

Ia menambahkan, uang tunai 50 Juta rupiah itu, dibelanjakan dalam bentuk bahan-bahan pokok yang dibutuhkan untuk didistribusi kepada warga Sulawesi Barat.

Baca juga: Parigi Moutong Bawa Bantuan 2,5 Ton Beras untuk Korban Gempa Majene

Laporan: Muhammad Rafii

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post