Alokasikan Ratusan Juta Rupiah, Pemdes di Mamasa Sulap Air Terjun Jadi Objek Wisata

296
Alokasikan Ratusan Juta Rupiah, Pemdes Mamasa Sulap Air Terjun Jadi Objek Wisata
Objek wisata air terjuan di Desa Saluassing, Kecamatan Bambang, Mamasa (Foto: Tribun)

Sulbar, gemasulawesi.comPemdes di Mamasa sulap air terjun jadi objek wisata dengan mengalokasikan ratusan juta Rupiah dari anggaran Dana Desa (DD).

Kepala Desa Saluasaing, Kecamatan Bambang, Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi barat, Warman Wirawan mengupayakan pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di desanya untuk memanfaatkan potensi alam yang ada, semisal air terjun.

“Kita berupaya agar objek wisata ini bisa kita kembangkan juga melalui BUMDes,” tutur Warman dikutip dari Tribunnews, Senin, 21 Oktober 2019.

Rinciannya, Pemdes Saluasaing mengalokasikan dana desa sebesar 140 Juta Rupiah untuk BUMDes agar mengembangkan potensi desa.

Baca juga: Suku Bolano Merasa Didiskriminasi Pada Event Parigi Moutong Dalam Nada Budaya

Dengan anggaran senilai itu, pihaknya mencoba menata air terjun yang berada di kaki gunung di dekat pemukiman untuk dijadikan objek wisata.

Ia mengatakan, untuk mewujudkan air terjun jadi salah satu objek wisata, pihaknya mulai menata lokasi sekitar air terjun dengan membangun talud, jembatan dan fasilitas lainnya.

“Walaupun pembangunannya belum rampung, kami sudah menyediakan fasilitas internet bagi pengunjung,” ungkapnya.

Ia menargetkan, pembangunan dan pembenahannya akan rampung tahun 2019. Rencananya, pihaknya akan menata objek wisata air terjun dengan sedikit memberi nuansa baru.

Jadi lanjut dia, pihaknya akan melukis pemandangan alam di dinding batu yang berada di sekitar lokasi wisata air terjun.

Baca juga: Asrama Mahasiswa Papua di Sulawesi Utara Terbakar, Ini Penyebabnya

“Tentunya, pembangunan objek wisata air terjun akan dilakukan secara bertahap,” tegasnya.

Masih ada beberapa fasilitas yang belum dianggarkan tahun 2019, seperti gazebo. Tapi mungkin tahun depan sudah bisa dianggarkan

Selain air terjun, dia juga mengaku akan mengembangkan agrowisata. Mengingat agrowisata juga berpotensi untuk dikembangkan.

Namun sayangnya, akses jalan menuju desanya masih sangat memprihatinkan lantaran masih kurang memadai. Akses jalan kata dia, sangat menunjang Pemdes di Mamasa sulap air terjun menjadi objek wisata.

“Kami menginginkan adanya bantuan pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur jalan,” harapnya.

Diketahui, anggaran yang digelontorkan pemerintah pusat untuk kesejahteran masyarakat di desa tidak tanggung-tanggung.

Di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat misalnya, hampir semua desa mendapat anggaran Dana Desa hingga satu milliar rupiah.

Bahkan, rencananya tahun depan Dana Desa untuk setiap desa akan bertambah. Namun, tak sedikit desa yang bisa memanfaatkan dana desa untuk mengembangkan BUMDes.

Baca juga: Lagi, Luapan Banjir Putus Akses Jalan Banggai-Touna Sulawesi Tengah

Sumber: Tribunnews

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.