Jumat, Juni 25, 2021
Jangan Lupa Share

Alokasi 5850 Hektare Sawah Topang Upsus Pajala di Parigi Moutong

Must read

Jangan Lupa Share

Berita parigi moutong, gemasulawesi– Kementerian Pertanian alokasikan sekitar 5850 hektare sawah topang Upsus Pajala atau program nasional Upaya khusus Padi, Jagung Dan Kedelai tahun anggaran 2021.

“2021, Parigi Moutong mendapat bantuan benih bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN),” ungkap Kepala Bidang Tanaman Pangan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Parigi Moutong, Dadang Priatna Jaya, di temui, di Parigi, Rabu 9 Juni 2021.

Dia menjelaskan, ribuan hektare sawah topang Upsus Pajala itu ditanami dua varietas Yakni 5550 hektare untuk varietas padi Inbrida dan varietas padi Inpari Nutri Zinc sebagai upaya pemerintah menjaga dan meningkatkan ketahanan pangan nasional.

Dua varietas itu, masing-masing memiliki kelebihan. Padi Inbrida misalnya, komoditas tanaman pangan ditanami pada lahan persawahan dikembangkan dari satu tanaman melalui metode penyerbukan tersendiri. Sehingga, memiliki tingkat kemurnian yang tinggi.

Baca juga: Metode Hazton Disosialisasikan Pemda Parigi Moutong

Sedangkan padi varietas Nutri Zinc, memiliki keunggulan tersendiri seperti kaya akan kandungan Zn serta sangat cocok untuk mengatasi kasus kekerdilan atau stunting. Sebagai mana Parigi Moutong juga sedang fokus menekan kasus kekerdilan anak.

“Hadirnya program nasional Upsus Pajala telah menegaskan Parigi Moutong memiliki kontribusi terhadap negara di sektor pertanian. Apalagi, kabupaten ini merupakan daerah penghasil beras terbesar di Sulawesi Tengah,” tuturnya.

Ia menuturkan, dalam mendukung program Upsus Pajala, Pemda Parigi Moutong telah menyasar tujuh wilayah produktif untuk varietas Inbrida tersebar di Kecamatan Balinggi, Parigi, Siniu, Toribulu, Kasimbar, Mepanga dan Kecamatan Ongka Malino.

Lalu, untuk varietas Nutri Zinc tersebar di Kecamatan Parigi Utara, Siniu, Kasimbar dan Tinombo Selatan yang mana wilayah-wilayah itu merupakan sentra penghasil beras di Parigi Moutong.

Selain itu, Kementan juga menjamin ketersediaan Sarana produksi (Saprodi) benih dan pupuk bersubsidi dalam mendukung tingkat produksi. Meskipun alokasi mengalami pengurangan. Namun, untuk menjaga ketahanan produksi dapat didukung dengan pupuk non-subsidi.

“Selain padi sawah, dalam program Upsus Pajala di Parigi Moutong mendapat bantuan benih untuk sistem pertanian padi ladang seluas 100 hektare yang berada di Kecamatan Sidoan dan Taopa,” tutupnya.

Baca juga: Proyeksi Separuh APBD Masih Ditopang APBN

Laporan: Muhammad Rafii

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

- Advertisement -spot_img
- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img
- Advertisement -spot_img

Latest article