Banner Disperindag 2021 (1365x260)

Aksi Balas Dendam, Tukang Parkir di Makassar Tewas

Aksi Balas Dendam, Tukang Parkir di Makassar Tewas
Foto: Illustrasi pembunuhan juru parkir di Makassar.

Gemasulawesi- Diduga akibat aksi balas dendam antar kelompok remaja, tukang parkir di Makassar, Sulawesi Selatan, tewas dengan luka tusukan dan tebasan di sejumlah anggota tubuhnya.

“Motifnya ingin membalas dendam, dikarenakan teman pelaku sudah dipukul korban dan teman-temannya. Pelaku ada 10 orang, sudah kita amankan dan satu orang lagi dalam pencarian,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Jamal Fathur Rakhman, beberapa waktu lalu.

Saat belasan remaja melakukan aksi balas dendam terhadap kelompok korban, teman-temannya tidak berada dilokasi. Pihaknya menduga, persoalan antara kelompok remaja itu dipicu salah paham.

Baca juga: Dendam, Pria Bunuh TKA China di Konawe

Dia menceritakan, korban tukang parkir di Makassar saat itu duduk di atas motor terparkir, kemudian para pelaku langsung menyerang korban dengan menggunakan parang dan badik, sehingga korban tewas di TKP.

Jamal menyebut, korban mengalami beberapa luka tusuk dan tebasan, di bagian perut, pipi kiri, hingga lengan kiri.

Baca juga: DPRD Banggai: Ada Indikasi Kebocoran Pendapatan Daerah Sektor Perikanan

Para pelaku masing-masing berinisial, MF (20), MM alias Nono (18), AN (18), MM alias Genta (16) pelajar, AH alias Rio (16) pelajar, NPR (19), WD alias Qisty (18) pelajar, AS (19), MZK (17) dan MZ (16) pelajar.

Baca juga: Dishub Sisir 53 Lahan Parkir Pasar Parigi Moutong

Polisi dalami aksi pelaku berstatus pelajar 

Saat ini pihaknya masih mendalami aksi balas dendam kelompok pelaku pembunuhan ini. Menurutnya, empat anggota kelompok itu masih berstatus pelajar.

“Masih dalami mereka ini adalah geng motor atau kelompok kriminal meresahkan masyarakat. Lima TKP penangkapan ada di Makassar dan luar Makassar. Dari 10 orang ini ada empat pelajar,” katanya.

Baca juga: Sulawesi Tengah Siapkan Bonus Atlet Peraih Emas di PON XX Papua

Meskipun pihaknya telah mengamankan 10 orang pelaku, para personil masih memburu pelaku lainnya yang melarikan diri.

Atas tindakan itu, para pelaku aksi balas dendam berujung maut dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana, serta Pasal 170 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (***)

Baca juga: Kemenkes Minta Vaksinasi Kelompok Rentan Segera Terlaksana di Daerah

Baca juga: Oknum PNS di Bitung Jadi Pelaku Pemalsuan Surat Hasil Swab PCR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Related Post